DPRD Kota Blitar Minta Sirkuit Sentul dan Proyek Sampah Dikaji Ulang

oleh -73 Dilihat
IMG 20260802 WA0051 scaled
Area TPA Ngegong. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – DPRD Kota Blitar meminta pemerintah kota (pemkot) menunda pelaksanaan sejumlah proyek strategis yang dinilai belum memiliki kajian matang. Dua proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Sirkuit Sentul dan penataan sistem pengelolaan sampah.

Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan, kedua program tersebut sebenarnya telah direncanakan mulai berjalan pada tahun ini. Namun, hingga kini berbagai aspek pendukung dinilai belum siap sehingga pelaksanaannya tidak perlu dipaksakan.

“Beberapa kegiatan yang nilainya cukup besar itu, seperti Sirkuit Sentul dan penanganan pengelolaan sampah, sebenarnya direncanakan dimulai tahun 2026. Tetapi sampai sekarang belum bisa dijalankan karena masih banyak yang harus dikaji,” ujarnya.

Menurut Syahrul, proyek dengan nilai anggaran besar harus memiliki dasar perencanaan yang kuat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Karena itu, DPRD memilih mendorong pemerintah menyempurnakan kajian sebelum pembangunan fisik dimulai.

“Yang perlu dilakukan sekarang adalah mengkaji ulang. Jangan sampai pembangunan dipaksakan ketika kajiannya belum selesai. Lebih baik ditunda dulu sampai benar-benar siap,” tegasnya.

Syahrul menilai langkah tersebut bukan berarti menghentikan proyek, melainkan memastikan seluruh aspek teknis, manfaat, hingga keberlanjutan program telah diperhitungkan secara matang. Dengan begitu, anggaran daerah yang dikeluarkan nantinya benar-benar memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.

“Kami ingin setiap rupiah anggaran yang digunakan benar-benar efektif. Kalau perencanaannya sudah matang, pelaksanaannya juga akan lebih maksimal dan tidak menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Syahrul berharap pemerintah kota segera menuntaskan seluruh kajian yang diperlukan sehingga proyek strategis tersebut dapat direalisasikan pada waktu yang tepat tanpa mengorbankan kualitas perencanaan maupun efektivitas penggunaan anggaran daerah.

“Dua program iti kan anggaranya besar, sehingga perlunya untuk di kaji ulang,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.