KabarBaik.co, Batu– Dugaan bunuh diri kembali terjadi di kawasan Jembatan Cangar, yang menjadi perbatasan antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Informasi tersebut sempat menggegerkan publik setelah beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp.
Kabar yang belum terverifikasi itu dengan cepat menyita perhatian pengguna media sosial dan memicu beragam spekulasi di dunia maya. Saat dikonfirmasi, Ps Kasi Humas Polres Batu, M. Huda Rohman, menyampaikan bahwa hingga saat ini laporan terkait dugaan peristiwa tersebut belum masuk ke pihak kepolisian.
“Datanya masih belum masuk,” ujarnya melalui sambungan seluler, Kamis (23/4).
Ia menambahkan jajaran Polsek setempat masih melakukan penyelidikan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
“Ditunggu ya, saat ini Polsek setempat masih melakukan penyelidikan,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait identitas korban maupun kepastian adanya kejadian tersebut.
Sebelumnya, pada Selasa (31/3), kawasan wisata Cangar juga sempat digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pemuda di bawah Jembatan Kembar. Korban diketahui berinisial MMA, 24, warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar jembatan dengan ketinggian sekitar 100 meter. Ia mengalami luka parah di bagian kepala, wajah, serta tubuh akibat benturan keras.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat berwenang. (*)
Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.








