Festival Al Banjari Nganjuk, Ajang Salawat Ramadan Bangun Karakter dan Kuatkan Ukhuwah

oleh -98 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 05 at 12.55.52 PM
Festival Al Banjari dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1089 Kabupaten Nganjuk yang dirangkaikan dengan Ramadhan Fest 2026 (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Pemkab Nganjuk bersama Masjid Besar Nurul Huda sukses menggelar Festival Al Banjari memperingati Hari Jadi ke-1089 Nganjuk yang dirangkaikan dengan Ramadhan Fest 2026.

Acara tahunan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026, di Masjid Besar Nurul Huda Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom ini, diikuti sekitar 60 grup dari berbagai daerah di Jawa Timur mulai dari Madura, Banyuwangi, Jember, Pasuruan, Kediri, Jombang, Surabaya hingga Madiun.

“Setiap tahun pasti ada pembenahan dan peningkatan program. Pemerintah daerah terus berupaya agar kegiatan keagamaan seperti ini semakin berkualitas dan berdampak luas,” ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam sambutannya di hadapan peserta dan tamu undangan, Kamis (5/3).

Kegiatan yang telah menjadi agenda religius-budaya dinantikan setiap Ramadan ini tidak hanya difokuskan sebagai perlombaan seni semata. Menurut Kang Marhaen, Festival Al Banjari merupakan bagian dari strategi pembangunan karakter religius masyarakat Kabupaten Nganjuk.

“Terima kasih atas partisipasi panjenengan semua. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur membuktikan bahwa syiar Islam melalui seni shalawat tetap hidup dan berkembang,” tambahnya.

Selain festival tersebut, selama bulan Ramadhan Pemkab Nganjuk juga aktif menyelenggarakan Safari Ramadan yang menjangkau 20 kecamatan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Pemerintah berkomitmen bahwa pembangunan tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga mencakup aspek spiritual dan moral generasi.

“Kami ingin nuansa religius terus tertanam di Kabupaten Nganjuk. Pemerintah hadir bukan hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual dan moral generasi,” tegas Kang Marhaen.

Bupati Marhaen juga berharap Festival Al Banjari dapat menjadi ruang kompetisi yang sehat sekaligus sarana memperkuat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di wilayah Jawa Timur.

“Selamat berkompetisi, selamat berkhidmat, dan teruslah menyiarkan budaya Islami melalui lantunan shalawat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Nganjuk,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengelola Masjid Besar Nurul Huda sekaligus Ketua Panitia Ramadhan Fest 1447 H, Muhammad Syamsudin Al’ali, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tersebut dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Nganjuk.

“Atas nama takmir masjid dan seluruh panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan. Semoga segala bantuan dan kontribusi menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT,” ucapnya.

Selain Festival Al Banjari, Masjid Besar Nurul Huda juga menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan seperti Festival Anak Sholeh tingkat MI/SD, kajian rutin, buka puasa bersama setiap hari dengan ratusan porsi, serta kajian setelah salat tarawih dan subuh.

“Semoga ke depan kegiatan di masjid ini semakin maju dan semakin memberi manfaat bagi umat, khususnya masyarakat Tanjunganom dan Kabupaten Nganjuk,” tambah Syamsudin.

Acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan penyerahan Surat Penetapan Pengelola Masjid Besar Nurul Huda periode 2026–2030 kepada K.H. Muhammad Syamsuddin Al-Ali langsung oleh Bupati Nganjuk.

Sebagai satu-satunya masjid milik Pemerintah Daerah di Nganjuk, diharapkan pengelolaannya semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Turut hadir dalam acara tersebut Dewan Penasihat Masjid Nurul Huda, pejabat terkait dari berbagai instansi, serta tokoh masyarakat lokal. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.