Festival Ayam Panggang Ledok Kulon Meriahkan Malam Bojonegoro, 1.500 Potong Dipanggang Bareng

oleh -125 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 09 at 10.35.31 AM
Kemariahan festival ayam panggang di kelurahan Ledok kulon Bojonegoro (Ist)

KabarBaik.co, Bojonegoro — Aroma ayam panggang menyeruak di sepanjang Jalan Letda Suradji, Kelurahan Ledok Kulon, Bojonegoro, Sabtu (8/8) malam. Asap tipis dari bara arang membumbung ke udara, sementara ribuan warga tampak sibuk memanggang ayam secara bersama-sama.

Sekitar 2.000 orang memadati ruas jalan tersebut dalam Festival Ayam Panggang Ledok Kulon. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Sedikitnya 1.500 potong ayam disiapkan dalam festival tersebut. Potongan ayam yang terdiri atas paha, dada, sayap, dan bagian lainnya telah dibumbui dan dibagikan kepada pengunjung melalui kupon seharga Rp 10.000.

Dengan kupon tersebut, pengunjung mendapatkan satu potong ayam lengkap dengan nasi dan sambal. Menariknya, ayam tersebut tidak langsung disajikan, tetapi dipanggang sendiri oleh pengunjung di lokasi.

Ribuan warga pun memanggang ayam secara serentak di atas tungku berisi bara arang yang membentang sepanjang sekitar 100 meter. Suasana semakin semarak dengan riuh warga yang menikmati pengalaman memanggang dan menyantap ayam bersama-sama.

Pengunjung festival tidak hanya berasal dari Kelurahan Ledok Kulon. Warga dari berbagai kelurahan dan kecamatan di Bojonegoro turut hadir. Bahkan, sejumlah pengunjung datang dari luar Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah juga turut hadir dan menikmati festival tersebut bersama suami, saudari, serta dua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro.

Nurul Azizah mengapresiasi pelaksanaan Festival Ayam Panggang tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ledok Kulon sekaligus menunjukkan potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat setempat.

“Acara ini luar biasa. Suatu kebanggaan bagi Ledok Kulon dan kami,” tutur Nurul Azizah.

Ia menilai festival tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut mencerminkan kemandirian ekonomi warga Kelurahan Ledok Kulon yang selama ini banyak berprofesi sebagai pedagang ayam segar di pasar-pasar.

“Masyarakat di sini benar-benar punya kemandirian ekonomi. Menggambarkan nek ora obah ora mamah,” ungkapnya.

Nurul Azizah berharap Festival Ayam Panggang dapat dikembangkan dan digelar secara rutin pada masa mendatang. Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan tersebut dikemas seperti car free night (CFN) atau menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Haul Ki Andong Sari. Terlebih, Haul Ki Andong Sari saat ini telah masuk dalam kalender event tahunan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Saat ini, Haul Ki Andong Sari sudah masuk di kalender event tahunan Pemkab Bojonegoro,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Ayam Panggang Khorij Zaenal Assrori menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan apresiasi Wakil Bupati Bojonegoro yang mewakili pemerintah kabupaten.

Khorij menjelaskan, Festival Ayam Panggang merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh masyarakat Kelurahan Ledok Kulon, khususnya warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari perdagangan ayam segar di pasar.

Menurutnya, terdapat sekitar 65 warga Kelurahan Ledok Kulon yang berprofesi sebagai pedagang ayam segar di sejumlah pasar.

“Ada 65 warga Kelurahan Ledok Kulon yang menjadi pedagang ayam segar di pasar-pasar,” ungkap Khorij.

Dari aktivitas perdagangan tersebut, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta setiap hari. Jika dihitung dalam satu bulan, nilai perputaran ekonomi tersebut bahkan dapat mencapai miliaran rupiah.

Karena itu, festival tersebut diharapkan semakin memperkuat identitas Ledok Kulon sebagai kawasan yang dikenal sebagai kampung pedagang ayam.

“Acara ini menguatkan Kelurahan Ledok Kulon sebagai kampungnya pedagang ayam,” imbuhnya.

Festival Ayam Panggang yang digawangi Komunitas Bradox tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat Ledok Kulon. Setelah festival ini, warga akan kembali menggelar Jazz Bengawan, sebuah agenda tahunan yang menjadi salah satu event rutin di wilayah tersebut.

“Jazz Bengawan event rutinan kami. Tahunan. Akan digelar sebentar lagi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.