KabarBaiik.co, Semarang – Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil membalas kekalahan di set pertama dengan merebut set kedua saat menghadapi Jakarta Pertamina Enduro pada laga terakhir Final Four Proliga 2026 seri Semarang di GOR Jatidiri, Minggu (19/4) malam.
Setelah tertinggal 20-25 di set pembuka, Gresik Phonska bangkit dan tampil lebih stabil di set kedua. Mereka menang meyakinkan dengan skor 25-16, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Seperti set sebelumnya, kedua tim tetap menurunkan komposisi pemain yang sama tanpa perubahan berarti. Gresik Phonska masih melakukan full rotasi dengan mengandalkan pemain pelapis, sementara Pertamina Enduro tetap mempertahankan spiker utama Wilma Salas di tengah skuad yang sudah dirotasi.
Pertandingan yang berstatus dead rubber karena kedua tim sudah memastikan tiket ke grand final ini kembali diwarnai banyak kesalahan sendiri (unforced error), terutama dari servis. Minimnya jam terbang pemain pelapis diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi konsistensi permainan kedua tim.
Meski demikian, Gresik Phonska mampu memanfaatkan momentum untuk memperbaiki ritme permainan dan mendominasi jalannya set kedua hingga menutupnya dengan selisih cukup jauh.
Dengan hasil ini, kedudukan sementara menjadi 1-1, dan laga masih berlanjut ke set 3 dan set berikutnya untuk menentukan pemenang dalam duel terakhir Final Four seri Semarang tersebut. (*)







