KabarBaik.co – Penyanyi Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan melalui kuasa hukumnya menanggapi gugatan perdata yang diajukan Ressa Rizky Rossano, 24 tahun, di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Gugatan itu diajukan oleh Ressa yang mengaku sebagai anak kandung Denada dan menuding telah ditelantarkan sejak kecil.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya telah menghadiri proses mediasi yang digelar di PN Banyuwangi. Namun, ia menyebut pemanggilan sidang terhadap Denada tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Panggilan sidang sebenarnya sudah dilakukan tiga kali. Namun yang sampai ke Mbak Denada hanya satu kali. Setelah itu Mbak Denada menunjuk saya sebagai kuasa hukumnya, itupun panggilannya tanpa disertai surat gugatan,” kata Iqbal, Jumat (9/1).
Iqbal mengungkapkan, pihaknya baru menerima salinan materi gugatan saat proses mediasi berlangsung. Hingga kini, ia mengaku belum sempat mempelajari isi gugatan secara menyeluruh maupun mendiskusikannya dengan Denada.
“Jadi, terkait isi gugatan, konstruksi hukumnya, apa yang diminta, dan apa yang dimasukkan, masih belum jelas bagi kami,” ujarnya.
Meski begitu, Iqbal menegaskan pihaknya siap menghadapi proses hukum tersebut. Menurutnya, Denada hanya membutuhkan waktu untuk mempelajari secara lengkap dokumen gugatan yang diajukan penggugat.
“Pada prinsipnya kami siap menghadapi gugatan ini. Tetapi kami memang perlu waktu untuk membaca dan mempelajari surat gugatan tersebut terlebih dahulu,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Ressa Rizky Rossano, pemuda berusia 24 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, menggugat Denada ke PN Banyuwangi. Dalam gugatannya, Ressa mengaku sebagai anak biologis Denada dan merasa tidak mendapatkan pengakuan serta perhatian sejak kecil.
Kuasa hukum Ressa, Moh Firdaus Yuliantono, menjelaskan kliennya baru mengetahui status dirinya sebagai anak kandung Denada setelah lulus sekolah menengah atas (SMA). Sebelumnya, Ressa meyakini dirinya adalah anak dari bibi Denada yang tinggal di Banyuwangi, tempat ia dibesarkan selama ini.
“Dia sering mendengar selentingan bahwa dirinya bukan anak bibinya Denada, melainkan anak Denada. Hal itu baru ia ketahui secara pasti setelah lulus SMA, ketika diberi tahu oleh seseorang yang sangat ia percayai,” ujar Firdaus, Jumat (9/1).







