KabarBaik.co, Mataram – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan destinasi wisata di Nusa Tenggara Barat seiring meningkatnya kunjungan wisatawan dan pembangunan infrastruktur bidang pariwisata.
Pernyataan tersebut disampaikan Iqbal saat berada di Markas Polda NTB, Jumat (20/9).
Menurutnya, sejumlah kasus pencurian infrastruktur pendukung pariwisata, seperti kabel lampu jalan, baterai, hingga komponen penerangan di kawasan wisata selatan NTB, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Bahkan, infrastruktur yang baru saja dipasang kerap hilang hanya dalam hitungan hari “Kalau hari ini kita pasang lampu, besok kabelnya sudah tidak ada atau baterainya hilang. Ini jadi tantangan serius, terutama di wilayah selatan,” ungkap Iqbal.
Ia menjelaskan, berbeda dengan wilayah utara yang relatif lebih aman, kawasan selatan masih menghadapi gangguan keamanan yang terjadi berulang kali. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan sekaligus merusak citra NTB sebagai destinasi unggulan.
Sebagai langkah strategis, Pemprov NTB mengusulkan pembentukan Polisi Pariwisata guna memperkuat pengamanan objek wisata serta infrastruktur pendukungnya.
Pemerintah daerah, kata Iqbal, siap mendukung peningkatan kapasitas personel, termasuk penyediaan peralatan dan penguatan sarana prasarana bagi satuan yang ditugaskan khusus di sektor pariwisata.
Koordinasi dengan jajaran kepolisian daerah terus dilakukan untuk merumuskan skema pengamanan yang efektif dan berkelanjutan.
“Kami ingin ada kepastian sistem pengamanan destinasi. Pariwisata tidak bisa tumbuh tanpa rasa aman,” tegasnya.(*)







