Gubernur Khofifah Tegaskan Pancasila Fondasi Persatuan dan Perdamaian Dunia

oleh -161 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 01 at 9.42.13 AM
Pasukan pengibar bendera di Hari Lahir Pancasila (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Pemprov Jatim menggelar upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (1/6). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) dan membacakan amanat secara langsung di hadapan para peserta upacara.

Dalam amanatnya, Khofifah mengawali dengan rasa syukur karena seluruh elemen masyarakat dapat berkumpul untuk memperingati momentum bersejarah tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan tanggal 1 Juni bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk merefleksikan kembali jati diri bangsa serta memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dalam jiwa setiap insan Indonesia.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT. Berkat rahmat-Nya, kita dapat hadir untuk mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026. Momentum ini untuk merefleksikan kembali jati diri bangsa sekaligus memastikan api Pancasila tetap menyala,” ujar Khofifah.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurut Khofifah, tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan bagi keutuhan Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas tantangan global untuk menciptakan perdamaian dunia di tengah ketidakpastian zaman.

“Pancasila telah membuktikan ketangguhannya. Indonesia berdiri kokoh menyatukan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnis. Pancasila adalah jangkar moral kita menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” tegasnya.

Jatim sebagai Miniatur Indonesia

Khofifah menyoroti kondisi Jawa Timur yang merupakan rumah bagi lebih dari 42 juta penduduk dengan beragam latar belakang suku, agama, dan budaya. Ia menyebut Jatim sebagai bukti nyata bagaimana perbedaan dapat disatukan dalam harmoni.

“Di Jawa Timur berdiri ribuan tempat ibadah, lembaga pendidikan, kawasan industri, hingga pelabuhan internasional. Semuanya bergerak dalam satu ruang kebangsaan. Di sinilah Pancasila bekerja, mempertemukan perbedaan dan menuntun pemerintahan yang berlandaskan gotong royong serta keadilan sosial,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, terus menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar setiap arah kebijakan pembangunan dalam kerangka Nawa Bakti Satya. Pembangunan diarahkan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan.

Pertumbuhan Ekonomi dan Keadilan Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengumumkan pencapaian ekonomi Jawa Timur yang positif. Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan I-2026 mencapai 5,96% secara year on year, angka yang lebih tinggi dari rata-rata nasional dan tertinggi di wilayah Jawa.

Namun, Khofifah mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan keadilan sosial. Pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari angka statistik, tetapi juga harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari desa hingga kota, petani, nelayan, buruh, hingga kelompok rentan.

“Pembangunan tidak boleh hanya kuat pada angka-angka, tapi juga kuat dalam rasa keadilan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Kontribusi Jatim bagi Perdamaian Dunia

Sebagai penutup, Khofifah menekankan bahwa perdamaian dunia dimulai dari kerukunan di tingkat lokal. Jawa Timur terus merawat kerukunan umat beragama, yang terbukti dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tahun 2025 mencapai 78,31, berada di atas rata-rata nasional.

“Kerukunan di desa, sekolah, dan tempat ibadah adalah fondasi perdamaian global. Keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan. Dari Jawa Timur, kita kirim pesan bahwa persatuan adalah syarat kemajuan, dan keadilan adalah dasar perdamaian,” pungkasnya.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Forkopimda Jawa Timur, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.