Gus Barra: Masa Depan Daerah Ditentukan Pendidikan dan Peran Guru

oleh -162 Dilihat
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat memberikan sambutan. (istimewa)
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat memberikan sambutan. (istimewa)

KabarBaik.co, Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan daerah. Karena itu, peran guru dinilai sangat penting dalam mencetak generasi yang berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barra saat menghadiri Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII yang digelar Komunitas Guru Belajar Nusantara di Pendopo Graha Maja Tama, Mojokerto.

Menurut Gus Barra, pembahasan mengenai masa depan Kabupaten Mojokerto tidak bisa dilepaskan dari sektor pendidikan. Sementara keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada peran guru sebagai ujung tombak pembelajaran.

“Ketika kita berbicara tentang masa depan Mojokerto, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang pendidikan. Dan ketika kita berbicara tentang pendidikan, pada hakikatnya kita sedang berbicara tentang para guru,” kata Gus Barra. Senin (8/6).

Ia menilai hampir setiap orang memiliki sosok guru yang berkesan dalam perjalanan hidupnya. Bukan hanya karena ilmu yang diberikan, tetapi juga semangat dan motivasi yang ditanamkan kepada para murid.

Menurutnya, profesi guru merupakan pekerjaan yang mulia karena dampak pengabdiannya terus dirasakan bahkan setelah proses belajar mengajar selesai.

“Jejak pengabdian seorang guru akan terus hidup melalui keberhasilan murid-murid yang dibimbingnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra juga menyampaikan apresiasi kepada para guru di Kabupaten Mojokerto yang selama ini terus mengabdikan diri dalam mendidik generasi penerus bangsa.

Ia turut mengapresiasi Komunitas Guru Belajar Nusantara Mojokerto yang dinilai konsisten menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi para pendidik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Guru Belajar Nusantara Mojokerto yang secara konsisten menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi para pendidik,” ungkapnya.

Gus Barra juga menyoroti perubahan besar di dunia pendidikan akibat perkembangan teknologi dan transformasi digital. Menurutnya, di tengah kemudahan akses informasi saat ini, peran guru justru semakin penting.

Guru tidak lagi sekadar menjadi sumber informasi, melainkan berperan sebagai fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, penggerak perubahan, hingga inspirator bagi peserta didik.

“Guru hari ini adalah fasilitator pembelajaran, pembimbing karakter, penggerak perubahan, sekaligus inspirator bagi peserta didik,” tegasnya.

Ia menambahkan, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pendidik saat ini. Karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri agar mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

Temu Pendidik Nusantara XIII tahun ini mengusung tema “Cita-Cita Kolektif Kewarganegaraan Desa Dunia”. Melalui tema tersebut, para pendidik diajak menyiapkan generasi yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Gus Barra, pendidikan tidak hanya bertujuan menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik. Lebih dari itu, pendidikan harus mampu membentuk manusia yang berkarakter, memiliki kepedulian sosial, berpikir kritis, kreatif, serta berani berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Ia berharap TPN XIII dapat menjadi wadah untuk saling belajar, berbagi inspirasi, sekaligus memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto.

“Investasi terbesar yang dapat kita berikan kepada daerah ini bukanlah bangunan yang megah, melainkan generasi muda yang berkualitas, berintegritas, dan siap membawa Mojokerto menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.