Kabarbaik,co, Denmark– Ketegangan menyelimuti Forum Horsens malam ini (26/4) saat tim Thomas Indonesia dipaksa bermain hingga partai terakhir oleh Thailand pada laga kedua Grup D. Beruntung, tunggal muda Mohammad Zaki Ubaidillah tampil dingin untuk memastikan kemenangan tipis 3-2 bagi Merah Putih.
Pertandingan ini menjadi ujian mental bagi skuad Garuda. Sempat tertinggal dua kali, Indonesia akhirnya berhasil membalikkan keadaan melalui kombinasi ganda putra yang solid dan ketenangan tunggal ketiga.
Perjuangan Indonesia dimulai dengan kejutan pahit saat kapten tim, Jonatan Christie, harus mengakui keunggulan juara dunia Kunlavut Vitidsarn dalam drama rubber game yang melelahkan selama 88 menit.
Harapan kembali muncul melalui duet Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang tampil dominan. Namun, Thailand kembali memimpin setelah Alwi Farhan dipaksa menyerah oleh Panitchaphon Teeraratsakul.
Dalam posisi terpojok 1-2, pasangan baru Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin menjadi penyelamat dengan memenangkan pertarungan sengit di gim ketiga yang berakhir dengan skor dramatis 25-23, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Di partai penentu, peain berusia 19 tahun, Moh. Zaki Ubaidillah (Ubed), tampil tanpa beban. Menghadapi Tanawat Yimjit, Ubed menunjukkan kelasnya sebagai bintang masa depan dengan menang telak dua gim langsung, 21-11 dan 21-12, dalam waktu hanya 39 menit.
Rekap Pertandingan
- MS1: Jonatan Christie vs Kunlavut Vitidsarn (16-21, 22-20, 20-22) — L
- MD1: Sabar K. Gutama/Moh Reza P. Isfahani vs Chaloempon C./Worrapol T. (21-17, 21-18) — W
- MS2: Alwi Farhan vs Panitchaphon Teeraratsakul (21-14, 17-21, 16-21) — L
- MD2: Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin vs Peeratchai S./Pakkapon T. (19-21, 21-17, 25-23) — W
- MS3: Moh. Zaki Ubaidillah vs Tanawat Yimjit (21-11, 21-12) — W
Kemenangan susah payah atas Thailand ini melengkapi catatan manis Indonesia di Grup D. Pada laga pertama yang berlangsung Jumat (24/4), Indonesia tampil tanpa celah dengan melibas habis Aljazair dengan skor telak 5-0. Dominasi di laga pembuka tersebut memberikan modal kepercayaan diri yang besar sebelum menghadapi tekanan dari Thailand malam ini.
Indonesia tidak boleh lengah. Pada laga terakhir grup yang akan digelar Selasa, 28 April 2026 pukul 23.00 WIB, Merah Putih akan ditantang tim Prancis untuk memperebutkan status juara grup.
Prancis saat ini bukan lagi tim underdog. Mereka datang dengan status Juara Beregu Eropa 2026 setelah menumbangkan raksasa Denmark. Skuad Prancis memiliki kedalaman tim yang merata, membuat mereka dijuluki sebagai ancaman serius bagi negara-negara kuat Asia di edisi kali ini.
Laga Selasa malam akan menjadi penentuan apakah Indonesia bisa menghindari lawan-lawan berat di babak perempat final dengan menyandang status juara Grup D. Tetap dukung tim Thomas kita! (*)







