Hilang 20 Hari, Nenek di Malang Ditemukan Meninggal di Perkebunan Singosari

oleh -118 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 30 at 8.17.50 PM
Kepolisian melakukan evakuasi jasad yang ditemukan di sebuah perkebunan (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Sesosok jasad perempuan lanjut usia ditemukan di area perkebunan warga di kawasan Blandit, Singosari, Kabupaten Malang, Kamis (30/7). Korban diketahui bernama SK, 82, warga Desa Kemiri, Kecamatan Jabung.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh seorang warga bernama Sutari yang hendak mencari kayu di sekitar lokasi. Saat berada di area perkebunan, ia melihat sesosok tubuh tergeletak dalam posisi terlentang. Menyadari temuan tersebut, Sutari segera turun dari lokasi dan memberitahukan kejadian itu kepada Rokim alias Gumbing.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada perangkat desa, Veri Indra Leksana. Bersama Rokim, ia mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setibanya di lokasi, keduanya mendapati korban telah meninggal dunia dengan kondisi sebagian tubuh sudah dipenuhi belatung.

Sekitar pukul 12.30 WIB, perangkat desa menghubungi Kepala Desa, Puskesmas Ardimulyo, Polsek Singosari, serta Koramil 0818 Singosari. Tak lama berselang, petugas gabungan bersama tenaga medis dan Tim Resita Malang tiba di lokasi untuk mengevakuasi jenazah sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Singosari AKP Ahmad Zainuddin mengatakan hasil pemeriksaan di lokasi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi jasad, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua minggu sebelum ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan di TKP, tidak ditemukan bekas luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Zainuddin.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi sebelum korban ditemukan. Dari hasil penyelidikan diketahui Siti Khaminah telah meninggalkan rumah sejak Jumat, 10 Juli 2026 untuk mencari kayu bakar.

Menurut keterangan anak korban, Sanuri, ibunya mengalami pikun dan sedang dalam kondisi sakit. Korban juga diketahui kerap berjalan jauh seorang diri hingga ke wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, maupun Desa Gunungjati, Kecamatan Jabung.

Sementara itu, saksi Sutari mengaku masih sempat melihat korban berada di kawasan Gunung Tumpeng sekitar dua pekan sebelum jasadnya ditemukan.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak akan menempuh jalur hukum. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui Ketua RT dan Kepala Desa Kemiri, Kecamatan Jabung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di TKP serta keterangan para saksi, polisi menyimpulkan korban meninggal dunia tanpa adanya indikasi tindak pidana. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.