KabarBaik.co, Malang – Sesosok mayat bayi ditemukan di area perkebunan tebu Desa Gondanglegi Kulon, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.
Bayi tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal pada Selasa (9/6) sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan penemuan bermula ketika saksi melihat sebuah kardus yang tergeletak di pinggir kebun tebu. Karena merasa curiga, saksi kemudian mendekati dan membuka kardus tersebut.
“Saksi menemukan sesosok bayi perempuan di dalam kardus dalam kondisi sudah meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan diteruskan kepada pihak kepolisian,” ujar Bambang, Kamis (11/6).
Mendapat laporan itu, petugas Polsek Gondanglegi bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Malang langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.
Dari hasil pemeriksaan awal, jasad bayi ditemukan terbungkus kain berwarna cokelat kombinasi hitam dan mengenakan jaket merah. Seluruh barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan guna mendukung proses penyelidikan.
“Korban ditemukan terbungkus kain dan berada di dalam kardus. Sejumlah barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Bambang.
Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, penyidik juga telah mengajukan permohonan autopsi serta berkoordinasi dengan tim dokter forensik.
“Untuk memastikan penyebab kematian, penyidik juga mengajukan permohonan autopsi sehingga hasilnya dapat diketahui secara ilmiah dan objektif,” ujarnya.
Menurut Bambang, hasil pemeriksaan luar sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik yang mencolok pada tubuh bayi. Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian sebelum hasil autopsi keluar.
“Kami belum dapat berspekulasi mengenai penyebab kematian. Semua kemungkinan masih didalami dan menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri berbagai petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian guna mengungkap identitas korban maupun pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.
Polres Malang juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap kasus tersebut. (*)






