Isi Full Tank Hampir Rp 2 Juta, Fortuner hingga Pajero Kena Imbas Harga Gila Pertamina Dex

oleh -136 Dilihat
MOBIL DIESEL
Ilustrasi

KabarBaik.co, Jakarta- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengguncang para pengguna kendaraan. Terutama jenis diesel. Per 18 April 2026, harga Pertamina Dex misalnya, melonjak drastis hingga menyentuh Rp 23.900 per liter. Lonjakan tajam yang langsung terasa di kantong pemilik mobil bermesin diesel modern, yang selama ini bergantung pada bahan bakar berkualitas tinggi.

Kondisi tersebut paling berdampak pada kendaraan diesel dengan teknologi common rail dan turbo modern. Mobil-mobil seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport dikenal “cocok” bahkan direkomendasikan menggunakan Dex karena membutuhkan bahan bakar dengan cetane tinggi dan kualitas pembakaran yang lebih bersih.

Dengan harga yang kini nyaris menembus Rp 24 ribu per liter, biaya operasional kendaraan tersebut melonjak signifikan.

Tak hanya SUV premium, MPV diesel seperti Toyota Kijang Innova juga ikut terdampak. Meski masih bisa menggunakan Dexlite sebagai alternatif, kenaikan harga yang juga terjadi pada varian tersebut membuat selisih pengeluaran bulanan semakin terasa, terutama bagi pengguna harian.

Dampak kenaikan tersebut bahkan terlihat paling jelas saat menghitung biaya pengisian penuh tangki bahan bakar. Fortuner, misalnya. Dengan kapasitas sekitar 80 liter, kini membutuhkan dana sekitar Rp 1,9 juta sekali isi penuh. Pajero Sport dengan tangki 68 liter memerlukan sekitar Rp 1,6 juta, sementara Innova Diesel dengan kapasitas 55–65 liter berada di kisaran Rp 1,3 hingga 1,5 juta per full tank.

Angka-angka tersebut membuat biaya operasional kendaraan diesel naik signifikan dibandingkan sebelumnya, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Kenaikan ini disebut sebagai salah satu yang paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir. Dalam sekali penyesuaian harga, Pertamina Dex mengalami lonjakan hingga lebih dari 60 persen dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 14 ribuan per liter.

Sebagai BBM nonsubsidi, harga Dex memang mengikuti fluktuasi pasar minyak dunia, namun lonjakan kali ini dinilai sebagian kalangan di luar kebiasaan.

Dampaknya mulai terlihat di lapangan. Sebagian pengguna kendaraan diesel modern tentu mulai mempertimbangkan opsi lebih ekonomis, seperti beralih ke Dexlite atau bahkan solar, meski langkah ini berisiko terhadap performa dan umur mesin jika tidak sesuai spesifikasi pabrikan.

Di sisi lain, pengguna kendaraan diesel lama seperti Isuzu Panther relatif lebih fleksibel karena tidak terlalu sensitif terhadap kualitas bahan bakar.

Lonjakan harga Dex tak hanya soal angka di papan SPBU, tetapi belakangan juga memicu dilema bagi pemilik kendaraan diesel. Tetap menjaga performa dengan biaya tinggi, atau menekan pengeluaran dengan konsekuensi teknis. Di tengah ketidakpastian harga energi global, pilihan tersebut kini menjadi pertimbangan harian bagi banyak pengendara di Indonesia. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.