Jadwal Kejuaraan Dunia BWF 2026: Tanggal, Lokasi, Pemain Indonesia, dan Analisis

oleh -479 Dilihat
FAJAR
Fajar/Fikri, pasangan ganda putra Indonesia. (Foto PBVSI)

KabarBaik.co, India — Karpet merah menuju podium tertinggi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (BWF World Championship) 2026 kembali terbuka bagi Indonesia. Ketika juara bertahan mulai kehilangan dominasinya, pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri justru datang dengan modal dua gelar beruntun.

Dan, di saat yang sama, tiga pasangan Merah Putih lainnya siap membuat persaingan ganda putra di turnamen paling bergengsi ini tampaknya semakin sulit diprediksi.

Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026. Turnamen edisi ke-30 tersebut mempertandingkan lima nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Bagi Indonesia, sektor ganda putra menjadi salah satu tumpuan paling menarik. Bukan tanpa alasan. Dalam enam edisi terakhir Kejuaraan Dunia, enam pasangan berbeda dari lima negara berhasil merebut medali emas. Fakta tersebut menggambarkan betapa terbukanya persaingan di nomor ini.

Situasi semakin menarik karena pasangan andalan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, juara dunia 2025, tidak lagi terlihat sedominan sebelumnya.

Berdasarkan data dirangkum dari sejumlah sumber, Kim/Seo memang mengawali 2026 dengan performa kuat. Namun, setelah Thomas Cup pada Mei, pasangan nomor satu dunia itu mulai lebih mudah dikalahkan.

Sejak saat itu mereka mencatat dua semifinal dan dua final, tetapi melewati empat turnamen tanpa gelar merupakan situasi yang tidak biasa bagi pasangan yang sebelumnya sangat dominan.

Nah, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi ancaman paling serius bagi Kim/Seo. Mereka merebut gelar secara beruntun di Japan Open dan China Open, dengan kedua gelar tersebut diraih setelah mengalahkan Kim/Seo.

Tidak hanya itu, Fajar/Fikri juga mencatat tiga final dari empat turnamen terakhir. Rentetan hasil tersebut membuat pasangan Indonesia itu datang ke New Delhi dengan kepercayaan diri tinggi.

BACA JUGA: Thalita Arek Suroboyo, Berpotensi Jadi The Next Susi Susanti

BWF bahkan memasukkan Fajar/Fikri sebagai salah satu dari lima pasangan ganda putra yang patut diwaspadai pada Kejuaraan Dunia 2026.

Namun, Indonesia tidak hanya mengandalkan Fajar/Fikri. Empat pasangan Garuda akan menghuni sektor ganda putra. Selain Fajar/Fikri, ada Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Kehadiran Raymond/Joaquin juga menarik perhatian. Pasangan muda tersebut disebut sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi menyulitkan pasangan-pasangan unggulan. Mereka telah menembus tiga final sepanjang musim ini, termasuk Indonesia Open.

Tuan Rumah India Ikut Mengincar Mahkota

Persaingan tidak akan menjadi milik Indonesia dan Korea Selatan semata. Tuan rumah India memiliki Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Pasangan ini akan bermain di depan publik sendiri dengan modal gelar Singapore Open dan pengalaman merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025.

Dukungan penonton New Delhi bisa menjadi faktor penting bagi Satwik/Chirag. BWF menyebut pasangan tersebut memiliki gaya menyerang yang kuat dan karisma besar di lapangan.

BACA JUGA: Gagal Total di Indonesia Open 2026: Mundur atau Reformasi Federasi

Malaysia juga membawa dua pasangan yang patut diperhitungkan, yakni Goh Sze Fei/Nur Izzuddin serta Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Goh/Izzuddin khususnya sedang berada dalam periode impresif setelah memenangi Indonesia Masters dan Indonesia Open serta mencapai semifinal di Thailand dan Jepang.

Dari China ada Liang Wei Keng/Wang Chang, sementara Denmark mengandalkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Jepang juga memiliki Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Dengan demikian, perebutan gelar ganda putra 2026 berpotensi menjadi salah satu nomor paling terbuka di New Delhi.

Misi Kebangkitan Indonesia

Indonesia datang ke Kejuaraan Dunia 2026 dengan target memperbaiki hasil tahun sebelumnya. Pada Kejuaraan Dunia 2025, Indonesia hanya membawa pulang satu medali, yakni perunggu melalui Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri.

Saat itu, Emas diraih Shi Yuqi di tunggal putra, Akane Yamaguchi di tunggal putri, Kim Won-ho/Seo Seung-jae di ganda putra, Liu Shengshu/Tan Ning di ganda putri, serta Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di ganda campuran.

Kini, skuad Merah Putih datang dengan komposisi yang lebih besar.Dari  Tunggal Putra; Jonatan Christie, Alwi Farhan; Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan.

Lalu, Ganda Putra: Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani, Raymond Indra / Nikolaus Joaquin; Ganda Putri: Rachel Allessya Rose / Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari. Di, sektor Ganda Campuran: Amri Syahnawi / Nita Violina Marwah dan Marwan Faza / Aisyah Salsabila Putri Pranata.

Jadwal Lengkap Pertandingan

17 Agustus — Babak Pembuka

  • Turnamen dimulai dengan Babak 64 Besar untuk nomor tunggal putra dan tunggal putri (paruh atas bagan pertandingan).
  • Nomor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran memulai kompetisi dari Babak 48 Besar.

18 Agustus — Lanjutan Babak Pembuka

  • Hari kedua mempertandingkan sisa laga Babak 64 Besar untuk tunggal putra dan tunggal putri (paruh bawah bagan).
  • Babak 64 Besar paruh bawah untuk ganda putra dan ganda putri dimainkan, serta sebagian Babak 32 Besar paruh atas mulai dijadwalkan.
  • Laga Babak 48 Besar ganda campuran berlanjut.

19 Agustus — Babak 32 Besar

  • Seluruh nomor (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran) memasuki Babak 32 Besar.

20 Agustus — Babak 16 Besar

  • Persaingan semakin ketat di Babak 16 Besar untuk seluruh nomor pertandingan. Ini merupakan babak penentuan sebelum memasuki fase perempat final.

21 Agustus — Perempat Final

  • Babak Perempat Final berlangsung di kelima nomor untuk memperebutkan tiket ke empat besar.

22 Agustus — Semi Final

  • Babak Semi Final dimainkan di seluruh nomor pertandingan.

23 Agustus — Final

  • Kejuaraan Dunia BWF 2026 ditutup pada 23 Agustus dengan partai Final di seluruh nomor untuk menentukan para juara dunia.

Satu hal yang pasti bahwa tujuh hari di Indira Gandhi Arena akan menjadi ujian besar bagi seluruh kandidat juara. Dan bagi Indonesia, pertarungan ganda putra menjadi salah satu jalan paling realistis untuk mengakhiri penantian panjang menuju podium tertinggi Kejuaraan Dunia. Bisa! (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.