KabarBaik.co, Blitar – Kondisi jalur lingkar Gunung Kelud yang menghubungkan Desa Kedawung dan Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, dikeluhkan warga. Kerusakan di sepanjang ruas jalan membuat pengendara terpaksa mengurangi kecepatan demi menghindari kecelakaan.
Ruas jalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut menjadi salah satu jalur alternatif menuju Kabupaten Kediri sekaligus akses menuju kawasan Gunung Kelud. Namun, banyaknya lubang dan permukaan aspal yang mengelupas membuat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan menurun.
Salah seorang pengguna jalan, Ali Imron, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama. Kondisinya semakin berbahaya saat hujan karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali pengendara.
“Pengendara sepeda motor harus ekstra hati-hati karena rawan terperosok,” ujarnya, Selasa (28/7).
Menurut Ali, genangan yang menutupi lubang membuat pengendara tidak bisa memperkirakan kedalaman jalan yang rusak. Situasi itu semakin berisiko ketika kendaraan roda dua berpapasan dengan truk atau kendaraan bertonase besar.
“Banyak lubang yang tertutup air hujan, jadi beberapa kali motor harus menerjang lubang karena penglihatannya terbatas,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan warga setempat, Husna. Menurut dia, ruas jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat sekaligus jalur yang cukup sering dilintasi kendaraan besar.
“Memang jalan di sini sudah lama mengalami kerusakan,” ucapnya.
Di sejumlah titik, lapisan aspal bahkan telah terkelupas hingga menyisakan batu dasar. Lebar jalan yang terbatas membuat kendaraan besar harus melintas secara bergantian agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
“Biasanya ada yang mengatur supaya kendaraan berjalan bergantian. Memang jalurnya sempit,” tambah Husna.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan secara menyeluruh. Mereka menilai tambal sulam tidak lagi cukup karena kerusakan telah terjadi di banyak titik.
“Harapannya jalan ini segera diperbaiki supaya akses masyarakat maupun pengguna jalur lingkar Gunung Kelud bisa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)







