Jambret di Sidoarjo Dimassa Usai Bacok dan Rampas HP Pedagang Durian

oleh -103 Dilihat
8d3615bc 0955 450c 9af3 aadba90d7e20
Ilustrasi jambret dimassa (AI)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Aksi jambret berdarah terjadi di Jalan Raya Kalijaten, Taman, Sidoarjo, Jumat (30/1) dini hari. Seorang pedagang durian menjadi penjambreatn setelah handphone miliknya dirampas dan dibacok pelaku.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di seberang Masjid Assidiq. Saat kejadian, korban Akhmad Jayus Man, 30, sedang berjualan durian di pinggir jalan dan bermain handphone dengan posisi membelakangi arus lalu lintas.

Dua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario putih. Salah satu pelaku turun sambil membawa pisau dapur, lalu merampas handphone korban secara paksa.

Korban sempat mengejar dan memegangi pelaku yang dibonceng hingga sepeda motor pelaku terjatuh. Namun pelaku justru membacok korban ke arah kepala sebelum satu pelaku lainnya kabur membawa sepeda motor.

Korban yang terluka berteriak meminta tolong hingga warga berdatangan dan berhasil menangkap satu pelaku. Saat diamankan, pelaku sempat meminta maaf dan menjerit kesakitan setelah dihajar warga yang emosi.

Kanit Reskrim Polsek Taman AKP Hajit mengatakan pelaku yang diamankan warga langsung diserahkan ke polisi.

“Satu pelaku sudah kami amankan, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Pelaku yang diamankan diketahui bernama Su’ud, 29. Polisi mengamankan barang bukti berupa pisau dapur, pakaian korban berlumuran darah, dan casing handphone, sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis akibat luka bacok. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.