Jejak Prabu Airlangga di Jombang, Kisah Pelarian yang Lahirkan Sendang Made

oleh -446 Dilihat
Penampakan lokasi Sendang Made Jombang (Teguh Setiawan)

KabarBaik.co – Sendang Made, sebuah lokasi wisata alam di Jombang, Jawa Timur, ternyata menyimpan kisah sejarah lokal yang diyakini turun-temurun oleh masyarakat sekitar.

Konon, tempat ini menjadi lokasi pelarian Prabu Airlangga usai keruntuhan Kerajaan Dharmawangsa akibat serangan mendadak dua kerajaan besar.

Kisah ini diungkap oleh juru kunci Sendang Made yang menyebut bahwa Prabu Airlangga melarikan diri bersama istri, para dayang, dan prajuritnya setelah pesta pernikahannya yang megah diserang oleh Kerajaan Wora-Wari dan Kerajaan Sriwijaya.

“Raja Dharmawangsa saat itu tidak sempat menyelamatkan diri, tapi Prabu Airlangga berhasil diselamatkan oleh Patih Narotama,” ujar juru kunci Sendang Made saat ditemui KabarBaik.co, Minggu (18/1).

Rombongan kemudian menyingkir ke arah timur. Mereka melintasi Gunung Klotok, Gunung Maskumambang, Gunung Wilis, hingga akhirnya menetap sementara di Gunung Pucangan selama tiga tahun.

Selama masa pelarian, Prabu Airlangga disebut menyamar sebagai pengamen untuk menghindari pengejaran. Dalam pelariannya, ia membuat beberapa sendang atau sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Ada tujuh sendang yang tercatat dibuat, yakni Sendang Condong, Sendang Pomben, Sendang Pengilon, Sendang Drajat, Sendang Payung, Sendang Kamulyan, Sendang Gede.

Ketujuh sumber mata air ini berada di Desa Made, sehingga masyarakat menyebutnya sebagai Sendang Made.

Sejarawan menyebut kisah seperti ini sebagai bagian dari sejarah lokal, yakni narasi yang berkembang di wilayah geografis terbatas seperti desa atau kecamatan.

“Sejarah lokal penting karena menjadi identitas dan warisan budaya masyarakat,” kata Dian seorang pegiat budaya Jombang.

Kini, Sendang Made tak hanya dikenal sebagai tempat wisata alam, tetapi juga sebagai simbol pelestarian budaya dan sejarah lokal yang masih dijaga erat oleh warga setempat. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.