KabarBaik.co, Batu – Event Kartini Power Run 2026 dipastikan siap digelar pada Minggu, 12 April 2026. Kegiatan yang diinisiasi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Batu ini menjadi bagian dari strategi pengembangan sport tourism sekaligus wadah pemberdayaan perempuan.
Mengusung tema ‘Strong Woman, Strong Nation’, ajang ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kartini. Ketua Perwosi Kota Batu, Ridha Agusta Susandra, menyebut persiapan kegiatan telah mencapai 97 persen. “Persiapan sudah hampir rampung, saat ini tinggal pematangan teknis, terutama untuk peserta dan panitia,” ujar Ridha, Minggu (5/4).
Kartini Power Run 2026 menghadirkan dua kategori lomba, yakni Kid Dash dan lari 5 kilometer (5K). Rute lomba dimulai dari Balai Kota Among Tani menuju Desa Sumberjo, melintasi Putuk Tritih, dan kembali ke titik awal.
Menurut Ridha, rute 5K tidak hanya menawarkan pengalaman olahraga, tetapi juga memiliki makna simbolis tentang perjuangan perempuan dalam menghadapi tantangan. “Maknanya tidak hanya running. Ketika peserta melewati 5K, itu simbol bahwa mereka mampu melewati batas dan tantangan,” jelasnya.
Selain lomba lari, panitia juga menggelar sesi talkshow inspiratif yang terbuka untuk masyarakat umum. Hingga saat ini, jumlah peserta yang terlibat, termasuk talkshow, mencapai sekitar 450 orang, dengan lebih dari 100 peserta mengikuti sesi tersebut.
Event ini juga memberikan dampak ekonomi dengan melibatkan sekitar 120 pelaku UMKM lokal. Kehadiran peserta diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian sekaligus memperkuat citra Kota Batu sebagai destinasi wisata olahraga.
Ridha yang juga merupakan istri Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan bahwa dukungan pemerintah menjadi bagian penting dalam kesuksesan kegiatan ini. “Event olahraga harus memberi efek ganda. Masyarakat sehat, ekonomi juga bergerak,” tegasnya.
Ke depan, Kartini Power Run diproyeksikan menjadi agenda tahunan unggulan di Kota Batu. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat peran perempuan dalam pembangunan serta mempromosikan potensi wisata daerah secara lebih luas. (*)







