Kasus Penggerebekan Sejoli Remaja Mesum di Jombang Memanas, Kedua Ortu Saling Lapor

oleh -89 Dilihat
WhatsApp Image 2026 01 20 at 4.35.56 PM

KabarBaik.co – Sejoli remaja digerebek warga saat sedang mesum di areal makam di Kabuh, Jombang. Remaja perempuan yang berusia 13 tahun ternyata anak dari kepala desa setempat.

Kasus tersebut kini memasuki babak baru yang kian pelik. Remaja laki-laki yang berusia 14 tahun melaporkan kades yang telah menganiayanya usai penggerebekan.

Saat itu amarah sang kades tak terbendung saat mengetahui putrinya diajak melakukan hubungan asusila oleh remaja laki-laki. Menurut penuturan seorang sumber berinisial L, kades tersebut diduga tersulut emosi hingga melakukan tindakan fisik kepada remaja laki-laki saat dibawa ke rumahnya.

“Si laki laki ini mengaku sempat dianiaya, ditendang, atau dipukul oleh kades atau keluarganya saat dibawa ke rumah pak kades malam itu,” ujar L, Selasa (20/1).

Ketegangan tidak berhenti di situ. Saat remaja laki-laki dipulangkan ke rumahnya, perselisihan kembali terjadi antara pihak kades dengan ibu remaja laki-laki.

Ibu remaja laki-laki yang berusaha membela anaknya, justru diduga turut menjadi sasaran kemarahan. Insiden ini berdampak serius pada kesehatan ibu remaja laki-laki.

“Ibunya ini posisinya sudah sakit. Informasinya sampai harus dirawat, entah karena gejala stroke atau kondisi lainnya akibat syok,” tambah L.

Merasa tidak terima dengan perlakuan fisik yang dialami putra dan anggota keluarganya, pihak remaja laki-laki akhirnya memilih menempuh jalur hukum.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima dua laporan berbeda terkait rentetan peristiwa di Kecamatan Kabuh tersebut.

“Saat ini ada dua laporan yang kami terima. Pertama, ibu dari pihak perempuan (korban) melaporkan dugaan persetubuhan atau pelecehan anak di bawah umur. Kedua, ibu dari pihak laki-laki melaporkan dugaan penganiayaan terhadap anaknya,” jelas Dimas dalam keterangannya yang diterima pada Rabu (20/1).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kedua belah pihak untuk mencari titik terang dari kasus yang melibatkan anak-anak di bawah umur ini.

“Dua-duanya masih dalam proses penyelidikan (lidik),” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.