Kebakaran Bromo Padam, 1.120,3 Hektare Kawasan Terdampak

oleh -125 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 14 at 3.13.10 PM
Proses pemadaman area Gunung Bromo yang terbakar (foto: istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akhirnya dinyatakan padam. Hingga Jumat (14/8), petugas memastikan tidak lagi menemukan titik api di sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak kebakaran.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyampaikan kondisi terkini kawasan yang terbakar telah aman dari titik api.

“Sudah selesai semua dan tidak ditemukan titik api,” ujar Gatot, lewat selulernya, Jumat (14/8).

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan pemantauan di sejumlah lokasi juga menunjukkan tidak adanya titik api.

Lokasi tersebut meliputi Blok Seruni, Bukit Cinta, Bukit Kingkong hingga Pakis Bincil yang sebelumnya menjadi kawasan terdampak karhutla.

Meski api telah berhasil dipadamkan, petugas masih menemukan asap tipis di salah satu titik yang terakhir terbakar.

“Berdasarkan perkembangan terkini titik api sudah berhasil dipadamkan dan terpantau asap tipis,” tegas Sadono.

Kondisi tersebut membuat petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi kemunculan kembali titik api. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya api akibat bara yang masih tersisa di kawasan terdampak.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, luas kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran mencapai 1.120,3 hektare.

Dengan seluruh titik api telah dinyatakan padam, penanganan karhutla kini memasuki tahap pemantauan pascakebakaran. Petugas gabungan masih disiagakan untuk memastikan kondisi kawasan benar-benar aman. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.