Kebakaran Hanguskan Serbuk Kayu di Pabrik Biomassa Jombang

oleh -160 Dilihat
WhatsApp Image 2025 12 02 at 10.27.12 AM
Kebakaran pabrik PT Kanaka Sinergi Biomassa di Jombang (istimewa)

KabarBaik.co – Kebakaran melanda area pabrik PT Kanaka Sinergi Biomassa di Dusun Kedungpring, Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, pada Senin (1/12) malam.

Api yang membakar tumpukan serbuk kayu seluas sekitar 6 meter persegi itu baru berhasil dipadamkan pada Selasa dini hari (2/12) sekitar pukul 00.00 WIB. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kebakaran diduga dipicu percikan api dari proses pengelasan dinamo. Karyawan pabrik pertama kali melihat kobaran api sekitar pukul 20.00 WIB dan mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

Laporan kemudian diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Ngoro pada pukul 20.24 WIB. Delapan menit kemudian, tim pemadam tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan agar kobaran api tidak meluas ke area pabrik lainnya.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jombang Syamsul Bahri menyebut kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

“Kebakaran ini menimbulkan kerugian materi cukup besar, sekitar Rp 50 juta. Tim kami bergerak cepat memadamkan api agar tidak merembet ke area lain. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penerapan protokol keselamatan kerja, khususnya saat melakukan pekerjaan berisiko seperti pengelasan,” ujar Syamsul, Selasa (2/12).

Dalam proses pemadaman, sejumlah unit dikerahkan, antara lain satu unit fire pumper truck, dua unit supply truck, dan satu unit Terano. Selain BPBD Jombang, pemadaman juga dibantu Pos Damkar Ngoro, Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Mojoagung, serta aparat kepolisian.

Petugas sempat mengalami kendala karena serbuk kayu yang mudah terbakar dan api yang sulit dipadamkan. Selain itu, pabrik disebut tidak memiliki proteksi kebakaran yang memadai.

“Kendala yang kami alami mulai dari tidak adanya proteksi kebakaran dan tidak tersedia sumur hydrant, sehingga kami harus mengambil air dari luar. Serbuk kayu juga mudah terbakar dan apinya tahan lama, jadi pemadaman harus sangat hati-hati agar tidak menyebar,” kata Syamsul.

Hingga kini api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Pihak perusahaan dan aparat terkait masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran serta langkah pencegahan ke depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.