Kegalauan di Balik Kemewahan Timnas Prancis, Lini Serang Paling Menakutkan di Dunia

oleh -170 Dilihat
KYLAN MBAPPE
Kylan Mbappe, kapten Timnas Prancis di Piala Dunia 2026. (FIFA)

KabarBaik.co, Jakarta- Ketika banyak negara masih mencari keseimbangan skuad terbaik menuju Piala Dunia 2026, Timnas Prancis justru datang dengan masalah yang berbeda. Beberapa media setempat menilai, Les Blues terlalu banyak pemain kelas dunia dalam satu tim.

Les Bleus kembali dipandang sebagai salah satu favorit utama juara dunia. Kedalaman skuad yang dimiliki Didier Deschamps membuat banyak pengamat sepak bola Eropa menyebut Prancis sebagai tim dengan materi pemain paling lengkap di turnamen nanti. Kehadiran Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Michael Olise, hingga Désiré Doué membuat lini serang Prancis disebut menakutkan bahkan sebelum turnamen dimulai.

Namun di balik kemewahan tersebut, mulai muncul pertanyaan besar mengenai keseimbangan tim, regenerasi lini tengah, hingga apakah generasi sekarang benar-benar memiliki mental sekuat skuad juara dunia 2018.

Mbappe Masih Jadi Wajah Utama Les Bleus

Di tengah banyaknya talenta muda baru, Kylian Mbappe tetap menjadi pusat perhatian utama Prancis. Kapten Les Bleus itu masih dianggap sebagai pemain paling menentukan dalam proyek terakhir Didier Deschamps bersama tim nasional.

Performa Mbappa bersama Real Madrid membuat ekspektasi terhadap Prancis kembali membuncah. Banyak pihak menilai Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung terbesarnya untuk menegaskan status sebagai pemain terbaik generasi sekarang.

Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Prediksi Juara Piala Dunia 2026

Namun, kekuatan Prancis kini tidak hanya bergantung pada Mbappe. Ousmane Dembela datang setelah menjalani musim luar biasa bersama Paris Saint-Germain (PSG), sementara Michael Olise disebut sebagai salah seorang pemain paling kreatif yang dimiliki dalam beberapa tahun terakhir.

Kemunculan pemain muda seperti Desire Doue, Bradley Barcola, hingga Rayan Cherki juga membuat lini depan Les Bleus terlihat sangat eksplosif. Bahkan banyak pengamat di komunitas sepak bola internasional menilai Prancis memiliki kedalaman lini serang terbaik di dunia saat ini. Sebagian fans bahkan menyebut Prancis bisa membentuk dua tim berbeda dan keduanya tetap cukup kuat untuk mencapai semifinal Piala Dunia.

Didier Deschamps Mulai Dihantui Persoalan Keseimbangan Tim

Meski dipenuhi pemain bintang, skuad Prancis ternyata tidak sepenuhnya bebas kritik. Salah satu keputusan yang paling banyak diperdebatkan adalah absennya Eduardo Camavinga dari daftar resmi Piala Dunia 2026. Deschamps menjelaskan bahwa gelandang Real Madrid itu mengalami musim yang sulit dan beberapa kali terganggu cedera.

Keputusan tersebut memunculkan perdebatan besar karena banyak pihak merasa Prancis justru terlalu “gemuk” di lini depan tetapi minim kedalaman di lini tengah.

Saat ini Les Bleus hanya membawa sedikit gelandang murni seperti Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot, N’Golo Kante, Manu Koné, dan Warren Zaïre-Emery. Situasi ini membuat sebagian pengamat khawatir Prancis akan kesulitan jika mengalami cedera pemain inti di tengah turnamen.

Selain itu, usia N’Golo Kante yang sudah memasuki fase akhir karier juga mulai menjadi perhatian. Walau pengalaman dan kemampuan bertahannya masih dianggap penting, banyak pihak mempertanyakan apakah Kante masih mampu menjaga intensitas permainan selama turnamen panjang seperti Piala Dunia.

Persoalan keseimbangan ini membuat Deschamps mulai mendapat tekanan meski skuadnya dipenuhi pemain kelas dunia.

Lini Serang Paling Menakutkan

Terlepas dari kritik tersebut, hampir semua analisis tetap menempatkan lini depan Prancis sebagai kekuatan terbesar Les Bleus.

Kombinasi Mbappe, Dembele, Olise, Barcola, hingga Marcus Thuram membuat Prancis memiliki variasi serangan yang sangat sulit dihentikan. Mereka bisa bermain cepat lewat serangan balik, menguasai bola, ataupun menyerang lewat kombinasi individu pemain sayap.

Michael Olise menjadi salah satu nama yang paling banyak mendapat perhatian menjelang Piala Dunia 2026. Penampilannya bersama Bayern Munich membuat banyak kalangan menilai Prancis kini memiliki playmaker sayap yang mampu mengubah jalannya pertandingan kapan saja.

Sementara itu, Desira Doue disebut sebagai “x-factor” baru Les Bleus. Pemain muda PSG itu dianggap memiliki kombinasi kreativitas dan penyelesaian akhir yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Dengan kedalaman serangan seperti itu, Prancis dipandang sebagai tim yang paling siap menghadapi berbagai situasi pertandingan di Piala Dunia 2026.

Misi Terakhir Didier Deschamps

Turnamen nanti juga akan menjadi momen emosional bagi Didier Deschamps. Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi turnamen terakhirnya bersama Les Bleus setelah lebih dari satu dekade menangani tim nasional Prancis.

Deschamps dinilai berhasil membangun salah satu era tersukses dalam sejarah sepak bola Prancis. Ia membawa Les Bleus juara dunia 2018, finalis Piala Dunia 2022, dan tetap menjaga Prancis sebagai kekuatan utama sepak bola internasional dalam waktu lama.

Karena itu, banyak pihak melihat Piala Dunia 2026 sebagai kesempatan terakhir Deschamps menutup kariernya dengan trofi terbesar sepak bola dunia.

Meski tetap dianggap favorit juara, Prancis juga dipandang membawa tekanan sangat besar. Kedalaman skuad luar biasa membuat publik berharap Les Bleus tidak hanya tampil bagus di atas kertas, tetapi juga mampu menunjukkan konsistensi dan mental juara ketika memasuki fase gugur nanti. (*)

Susunan Pemain Prancis di Piala Dunia 2026

Berikut daftar resmi 26 pemain France national football team untuk Piala Dunia 2026 yang diumumkan Didier Deschamps melalui FIFA dan federasi sepak bola Prancis. (*)

Penjaga Gawang

Mike Maignan (AC Milan), Brice Samba (Rennes), Robin Risser (Lens).

Bek

Malo Gusto (Chelsea), Maxence Lacroix (Crystal Palace), Jules Koundé (Barcelona), Lucas Digne (Aston Villa), Ibrahima Konaté (Liverpool), William Saliba (Arsenal), Dayot Upamecano (Bayern Munich), Lucas Hernandez (Paris Saint-Germain), Theo Hernandez (Al Hilal).

Gelandang

Aurélien Tchouaméni (Real Madrid), Adrien Rabiot (AC Milan), N’Golo Kanté (Al Ittihad), Manu Koné (AS Roma), Warren Zaïre-Emery (Paris Saint-Germain).

Penyerang

Ousmane Dembela (Paris Saint-Germain), Bradley Barcola (Paris Saint-Germain), Jean-Philippe Mateta (Crystal Palace), Rayan Cherki (Manchester City), Marcus Thuram (Inter Milan), Maghnes Akliouche (AS Monaco), Desire Doue (Paris Saint-Germain), Kylian Mbappe (Real Madrid), Michael Olise (Bayern Munich).

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.