Kemarau Rasa Musim Hujan, Langit Jawa Timur Masih Didominasi Awan

oleh -136 Dilihat
Berawan

KabarBaik.co, Sidoarjo– Mendung masih mendominasi langit di wilayah Jawa Timur pada akhir April ini. Kondisi tersebut menimbulkan kesan ’kemarau basah’, di mana seharusnya periode ini mulai memasuki musim kemarau dengan cuaca terik, namun justru diwarnai awan tebal dan potensi hujan.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG Juanda pada Selasa (28/4), sebagian besar wilayah Jawa Timur diprediksi mengalami cuaca berawan sejak pagi hingga malam hari. Bahkan, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan terutama pada siang hingga sore hari.

Wilayah seperti Bangkalan, Kabupaten Blitar, dan Bondowoso diperkirakan mengalami hujan ringan di beberapa waktu dalam sehari. Sementara daerah lain seperti Lamongan dan Lumajang juga memiliki pola serupa dengan dominasi awan dan potensi hujan sesaat.

Di wilayah perkotaan, kondisi tak jauh berbeda. Kota Surabaya diprediksi berawan sepanjang hari dengan peluang hujan ringan pada malam hari. Hal serupa juga terjadi di Sidoarjo yang berpotensi diguyur hujan ringan pada malam hingga menjelang dini hari.

Suhu udara di Jawa Timur relatif stabil, berkisar antara 22 hingga 31 derajat Celsius. Wilayah dataran tinggi seperti Kota Batu dan Kota Malang cenderung lebih sejuk dengan suhu minimum mencapai 18 derajat Celsius.

Sementara itu, kelembapan udara terpantau cukup tinggi, berkisar antara 66 hingga 99 persen. Kondisi ini turut mendukung terbentuknya awan hujan meskipun secara kalender sudah memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.

Untuk arah angin, mayoritas wilayah Jawa Timur didominasi hembusan dari timur hingga timur laut dengan kecepatan bervariasi antara 4 hingga 19 km/jam. Angin yang relatif lembap ini juga berkontribusi terhadap pembentukan awan di sejumlah daerah.

Fenomena “kemarau basah” ini umumnya terjadi pada masa pancaroba, di mana peralihan musim belum berlangsung secara stabil. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba, termasuk potensi hujan ringan hingga sedang di siang atau sore hari.

Selain itu, pengendara dan aktivitas luar ruangan disarankan untuk tetap membawa perlengkapan antisipasi hujan seperti jas hujan atau payung, mengingat cuaca yang cenderung tidak menentu sepanjang hari.

Dengan kondisi ini, Jawa Timur masih belum sepenuhnya merasakan musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan kering. Sebaliknya, nuansa mendung dan hujan ringan masih akan menjadi bagian dari aktivitas harian masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.