KabarBaik.co – Pengcab Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Kabupaten Sidoarjo sukses menggelar ajang perdana Fun Fight Boxing pada Minggu (16/11). Meski baru pertama kali digelar, atmosfer pertandingan langsung menyedot perhatian publik dan komunitas tinju amatir di berbagai daerah.
Ketua Pertina Sidoarjo sekaligus Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, H. Choirul Hidayat, menilai kegiatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap olahraga tinju masih sangat besar. Ia menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi pembinaan yang lebih terarah sejak usia belia.
“Iya kegiatan itu Minggu kemarin di gelarnya. Kami ingin adanya ini melahirkan atlet-atlet tinju agar Sidoarjo tidak kekurangan atlet seperti saat Porprov Malang kemarin,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (17/11).
Total 84 atlet ambil bagian dalam Fun Fight Boxing. Mereka datang dari berbagai daerah, mulai Sidoarjo, Surabaya, Malang, Jember, Gresik hingga Jombang, sehingga persaingan berlangsung ketat sepanjang pertandingan.
Choirul mengungkapkan, animo peserta sudah terasa sejak pendaftaran dibuka. Hanya dalam waktu tiga hari, seluruh kuota langsung terisi penuh hingga panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal.
Menurutnya, besarnya minat tersebut menandakan bahwa tinju masih memiliki tempat istimewa di kalangan anak muda. Pertina Sidoarjo pun berkomitmen memperluas ruang pembinaan agar potensi tersebut tidak terbuang percuma.
Fun Fight Boxing ini juga dianggap sebagai langkah awal untuk memperkuat regenerasi petinju amatir di Sidoarjo. Melihat respons luar biasa, Pertina Sidoarjo berencana menjadikan ajang serupa sebagai program rutin tiap tahun.
Tidak hanya itu, Pertina Sidoarjo kini tengah menyiapkan forum komunikasi lintas sasana dan klub tinju. Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi pembinaan sehingga semua sasana dapat bergerak lebih terstruktur.
Ketua KONI Sidoarjo, Imam Mukri Affandi, turut memberi apresiasi terhadap terselenggaranya Fun Fight Boxing tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai arena penting bagi munculnya bibit-bibit atlet berbakat.
Menurut Imam, ajang seperti ini bisa dimaksimalkan sebagai proses seleksi menuju Porkab hingga Porprov Jatim 2027. Selain mendorong prestasi, kegiatan tersebut juga memberi ruang positif bagi remaja untuk menyalurkan energi secara sehat.
Dengan dukungan berbagai pihak dan antusiasme peserta yang begitu tinggi, Fun Fight Boxing diharapkan menjadi pijakan kuat bagi kemajuan olahraga tinju amatir di Kabupaten Sidoarjo.(*)






