Kodim Jember Sebut Serka Putu Kena Serangan Jantung, Bukan Tewas Karena Pesta Miras

oleh -49 Dilihat
IMG 20260102 WA0038
Konferensi pers di Makodim 0824/Jember. (Ist)

KabarBaik.co – Kodim 0824/Jember secara resmi membantah kabar yang menyebutkan Serka Putu Menaka meninggal dunia akibat pesta minuman keras (miras).

Hal tersebut ditegaskan oleh Dandim 0824/Jember, Letkol Arm Indra Andriansyah dalam konferinsi pers di Makodim pada Jumat (2/1).

Indra menyatakan bahwa pelurusan informasi ini penting dilakukan agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat.

“Pemberitaan yang mengaitkan almarhum dengan minuman keras itu tidak benar. Berdasarkan dokumen medis, penyebab meninggalnya almarhum adalah cardiac arrest (henti jantung) akibat hipertensi berat,” tegas Letkol Indra.

Sementra itu, dr. Deni, dokter jaga IGD RS DKT Baladika Husada mengatakan bahwa saat tiba di rumah sakit pada 8 Desember 2025 malam, Serka Putu mengeluhkan sesak napas akut dengan tekanan darah mencapai 202/121.

“Kondisi pasien memburuk karena hipertensi emergency yang diperberat gangguan pernapasan. Almarhum dinyatakan meninggal pukul 23.01 WIB setelah mendapatkan perawatan intensif di ICU,” kata dr. Deni.

dr. Deni menambahkan bahwa riwayat medis menunjukkan Serka Putu memiliki hipertensi serta gangguan pernapasan yang sudah berlangsung cukup lama.

“Pasien kemudian dipindahkan ke ICU atas rekomendasi dokter jantung untuk pengawasan ketat,” ungkapnya.

Namun setelah itu kondisi pasien memburuk, tekanan darah turun drastis, kesadaran menurun, hingga akhirnya dinyatakan meninggal pukul 23.01 WIB.

“Penyebab kematian adalah serangan jantung akibat hipertensi emergency yang diperberat gangguan pernapasan,” pungkas dr. Deni.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.