KabarBaik.co, Sidoarjo – Penguatan ketahanan pangan menjadi perhatian Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo. Sektor pertanian dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat di tengah berbagai tantangan di lapangan.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, mengatakan penguatan sektor pertanian tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar kebutuhan petani hingga proses produksi dapat dikawal secara berkelanjutan.
“Selaku Komisi B, kami menjadikan pertanian sebagai salah satu fokus utama. Kami terus berusaha mendorong dan bekerja sama dengan para stakeholder, mulai dari pihak Polsek, Babin, Dinas Pertanian, hingga tingkat kelurahan dan kecamatan,” ujarnya, Selasa (25/8).
Menurutnya, keterlibatan aparat dan pemerintah di tingkat bawah menjadi bagian penting dalam mendukung program pertanian. Selain membantu pendampingan, sinergi tersebut juga mempermudah koordinasi serta pemantauan kondisi pertanian di masing-masing wilayah.
Komisi B juga memberikan perhatian terhadap optimalisasi lahan pertanian, khususnya di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4. Pengembangan lahan dinilai perlu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan potensi wilayah dan keberlanjutan produksi.
Kusumo berharap pendampingan terhadap petani tidak berhenti pada program penanaman saja. Menurutnya, peningkatan produksi harus terus diikuti dengan pendampingan dan koordinasi agar lahan pertanian mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap kebutuhan pangan masyarakat.
“Harapan kami ke depan, langkah-langkah pendampingan dan penanaman ini dapat terus bertambah secara konsisten sehingga mampu menguatkan ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.(*)








