KabarBaik.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menargetkan partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024 meningkat hingga 84 persen atau naik dibanding Pilkada sebelumnya yang hanya 76 persen.
Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Moch. Wahyudi mengatakan jika presentase partisipasi pemilih nantinya untuk Pilkada diharapkan sama dengan Pemilu DPRD Kota Kediri yakni di kisaran 84 persen.
“Pilkada ini karena memang fokusnya itu di masyarakat Kota Kediri dan memilih Walikota dan Wakil Walikota Kediri, harapan kami nanti ya paling tidak, sama dengan tingkat partisipasi masyarakat untuk yang DPRD di Kota Kediri di angka 84%,” ucapnya.
Adapun yang mendasari angka 84% partisipasi pemilih masyarakat di pilkada nanti ialah, kemungkinan Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri 2024 dipastikan terdapat orang baru semua hingga berpotensi antusiasme
masyarakat akan lebih meningkat.
“Karena mungkin mereka ingin mengambil sosok yang benar benar mereka pilih untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Kediri,” tambahnya.
Selain itu, Wahyudi menyebut jika pihaknya nantinya akan lebih menggencarkan program atau kegiatan sosialisasi daripada Pilkada 2018 dengan menyasar banyak segmen terutama 11 segmen seperti segmen keagamaan, marginal, disabilitas dan segmen netizen dengan harapan masyarakat bisa datang ke TPS pada tanggal 27 november 2024.
“Selain itu kita juga akan membentuk yang namanya relawan demokrasi, yang mana itu nanti elemen elemen masyarakat yang memang kita minta untuk khusus membantu sosialisasi,” tambahnya.(*)







