KabarBaik.co, Arab Saudi – Pelatih tim nasional U17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto tetap mengapresiasi penampilan skuadnya meski kalah 0-2 dari Qatar pada laga kedua mereka di Grup B Piala Asia U17 2026 di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5).
“Saya mengapresiasi kerja keras pemain, terutama kedisiplinan mereka sepanjang pertandingan,” ujar Kurniawan, dikutip keterangan resmi PSSI yang diterima di Jakarta, Minggu (10/5).
Menurut penyerang timnas Indonesia periode 1995-2005 itu, anak-anak asuhnya itu mampu mengimbangi permainan Qatar. Indonesia bisa menciptakan beberapa peluang emas, bahkan mendapatkan kesempatan lewat tendangan penalti pada babak pertama.
Akan tetapi, eksekusi kapten timnas U17 Indonesia Mathew Baker dari titik putih pada menit ke-15 dapat diantisipasi kiper Qatar, Bakri Mohamed.
“Sayang penalti itu tidak menjadi gol. Kekalahan ini memang tidak sesuai yang diharapkan,” kata Kurniawan.
Qatar baru dapat melesakkan dua gol ke gawang Indonesia setelah turun minum lewat Ayokunle Tokode (57′) dan Dhiaeddine Benyatla (66′),
Menurut Kurniawan, dua gol tersebut terjadi karena Indonesia lengah ketika melakukan transisi dari menyerang ke bertahan.
“Kami kurang siap. Ketika kami kehilangan bola, tim lawan mampu memanfaatkannya,” tutur juru taktik berusia 49 tahun itu.
Hasil negatif saat bersua Qatar membuat Indonesia kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup B Piala Asia U17 2026 dengan tiga poin dari dua laga.
Indonesia berada di bawah pemimpin klasemen Jepang (enam poin, dua laga) yang sudah dipastikan lolos ke perempat final dan peringkat kedua Qatar yang juga memiliki tiga poin dari dua laga.
Pada laga terakhir grup, Indonesia akan menghadapi Jepang. Skuad muda Garuda akan beranjak ke fase gugur jika seri atau menang atas Jepang, sementara Qatar kalah dari China.
Pertandingan timnas U17 Indonesia versus Jepang akan digelar pada Selasa (12/5), bersamaan dengan laga China kontra Qatar. Kedua laga tersebut akan berlangsung di Jeddah. (ANTARA)








