KabarBaik.co – Menyongsong masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menegaskan komitmennya untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Selama periode posko Nataru, Daop 9 Jember menyiagakan total 204 personel keamanan gabungan yang akan bertugas tanpa henti di seluruh wilayah operasinya.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa pengamanan Nataru tahun ini diperkuat melalui sinergi yang solid bersama instansi eksternal.
“Untuk memastikan kelancaran layanan selama masa angkutan Nataru, kami mengerahkan 204 personel keamanan yang terdiri dari 174 personel internal Daop 9 Jember dan 30 personel eksternal dari unsur TNI/Polri. Kolaborasi ini menjadi wujud one-team effort dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas gangguan,” ujar Cahyo, Jumat (12/12).
Cahyo menyampaikan, total 204 personel pengamanan tersebut didistribusikan untuk mengamankan berbagai titik krusial.
“Seperti menjaga area stasiun, gate, dan fasilitas penumpang sampai malakukam patroli rutin dan monitoring di lintas sebidang rawan,” katanya.
Selain pengerahan sumber daya manusia yang masif, Daop 9 Jember juga mengoptimalkan penggunaan CCTV Analytic teknologi pengawasan mutakhir untuk menjamin keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api.
Lebih lanjut, Cahyo mengatakan Daop 9 Jember berkomitmen menerapkan ‘zero tolerance’ terhadap segala bentuk tindakan yang mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan.
Pihaknya juga mengimbau agar seluruh calon penumpang turut berpartisipasi menjaga keamanan.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra keamanan kami. Segera laporkan kepada petugas jika melihat aktivitas mencurigakan atau membutuhkan bantuan darurat. Kami memastikan kehadiran personel yang sigap dan responsif di setiap langkah perjalanan Anda,” tutup Cahyo.
Dengan pengerahan personel dan sistem pengamanan terpadu, Daop 9 Jember optimistis Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan sukses, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan kereta api. (*)






