Masih Ada Anak Langsung SD di Kota Blitar, Transisi dari TK Dinilai Penting

oleh -159 Dilihat
IMG 20260731 WA0023 scaled
Siswa SD saat mengikuti kegiatan Pramuka. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Pilihan orang tua memasukkan anak langsung ke sekolah dasar (SD) tanpa melalui taman kanak-kanak (TK) masih ditemukan di Kota Blitar. Meski jumlahnya relatif sedikit, Dinas Pendidikan menilai tahapan prasekolah tetap penting untuk membantu anak beradaptasi sebelum masuk pendidikan dasar.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jaiz Alwi mengatakan, TK menjadi salah satu tahap untuk mengenalkan anak pada lingkungan dan pola belajar sebelum memasuki SD. “Untuk persiapan sekolah dasar, di TK itu sudah diajarkan dasar-dasar yang akan mempermudah atau mengantarkan pemahaman anak ketika di SD,” kata Jaiz.

Menurut dia, pembelajaran di TK tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, menulis, atau berhitung. Anak juga mulai belajar mengikuti aturan, berinteraksi dengan teman, serta menyesuaikan diri dengan kegiatan belajar yang terstruktur. “Memang ada transisi. Jadi sebelum masuk SD, anak perlu dipersiapkan dulu. Itu yang menjadi salah satu fungsi pendidikan di TK,” ujarnya.

Jaiz mengakui masih ada orang tua yang memilih langsung memasukkan anak ke SD. Namun, fenomena tersebut tidak banyak terjadi di Kota Blitar. “Ya ada, tapi kalau di Kota Blitar sedikit yang langsung ke SD,” jelasnya.

Dia menyebut usia sekitar 4 sampai 6 tahun merupakan rentang usia yang umumnya digunakan untuk mengikuti pendidikan TK. Tahapan tersebut juga semakin mendapat perhatian seiring kebijakan wajib belajar 13 tahun yang memasukkan satu tahun pendidikan prasekolah. “Yang satu tahun adalah prasekolah. Kemudian TK satu tahun, SD enam tahun, SMP tiga tahun, dan SMA tiga tahun. Itu 13 tahun,” kata Jaiz.

Program tersebut membuat pendidikan prasekolah tidak lagi hanya dipandang sebagai pilihan tambahan sebelum SD. Tahap tersebut menjadi bagian dari rangkaian pendidikan yang perlu dipersiapkan agar anak tidak langsung menghadapi tuntutan pembelajaran SD tanpa masa transisi.

Di Kota Blitar, pendidikan TK juga masih menjadi bagian dari layanan pendidikan yang cukup banyak diakses masyarakat. Pada tahun ajaran baru, 17 TK Negeri menyediakan 33 rombongan belajar yang terisi sekitar 420 siswa.

Jaiz mengatakan, pemerintah juga masih melakukan penambahan sarana di sejumlah TK. Di TK Negeri Sukorejo dan TK Negeri Klampok, misalnya, terdapat pekerjaan penambahan ruang kelas yang mulai dikerjakan pada Juli dan ditargetkan selesai sekitar tiga bulan.

Sementara itu, relokasi dilakukan pada TK Negeri Blitar dan TK Negeri Banjarsari Kidul. Untuk TK Negeri Blitar, perpindahan sudah selesai dan mulai digunakan pada tahun ajaran baru. Sedangkan di Banjarsari Kidul, pekerjaan tahap awal telah rampung, tetapi masih membutuhkan penyempurnaan seperti pagar dan perapian paving.

“Yang pokok-pokok dulu kita kejar. Ternyata untuk kenyamanan masih belum tuntas, sehingga harapannya nanti ada tambahan untuk penyempurnaan,” pungkas Jaiz. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.