Masuk Bulan Rajab: Ini Keistimewaan Luar Biasa Menurut Mbah Moen dan Gus Baha

oleh -151 Dilihat
RAJAB ILUSTRASI

KabarBaik.co- Alhamdulillah! Sebentar lagi akan memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) yang penuh dengan keberkahan. 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025. Malam 1 Rajab, dimulai sejak waktu Magrib pada Sabtu, 20 Desember 2025.

Bulan ini merupakan pintu gerbang menuju Ramadan, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya dan menjadi momentum emas bagi umat Muslim untuk memperbanyak istighfar, berpuasa sunnah, serta memperkuat kedekatan spiritual kepada Sang Pencipta. Banyak keutamaan yang terkandung di dalamnya, termasuk peristiwa agung Isra Mikraj.

Mbah Moen, panggilan KH Maimoen Zubair, dalam salah satu ceramahnya, menjelaskan keistimewaan bulan Rajab yang tidak hanya dikenal sebagai bulan Isra Mikraj. Tetapi juga memiliki keutamaan lain yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa bulan Rajab adalah saksi peristiwa besar dalam sejarah Islam. ’’Tidak ada hari yang mulia dibuat sejarah oleh Nabi Muhammad kecuali hari Rajab,” ujar Mbah Moen, dalam ceramahnya dikutip dari YouTube ppalanwarsarang.

Kemuliaan Rajab tidak hanya terletak pada peristiwa Israk Mikraj, melainkan juga karena bulan ini menjadi saat diciptakannya Nur Nabi Muhammad SAW. “Iki muliane Rajab ora mok kerana Isra Mikraj. Namun, bulan Rajab pancen bulan seng mulia. Gene kok mulia? Kawitan Allah gawe Nur e Kanjeng Nabi. Jadi, saiki mulakne Rajab mulia. Ing wulan paling mulio niki Allah ugo ngisra’ mi’rajno junjungan kita Nabi Muhammad saw, niki asale wulan seng paling mulio niku wulan Rajab,” tuturnya.

Mbah Moen juga menekankan kesunahan berpuasa pada tanggal 1 hingga 10 Rajab. Umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan puasa, walaupun hanya sehari jika tidak mampu berpuasa selama sepuluh hari. “Sunahe sepuluh dinten, niki guru-guru kulo lakone. Nek gaiso, sedino lah, antarane tanggal siji sampe sepuluh,” ujarnya.

Puasa di bulan Rajab tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga membawa syafaat dari Nabi Muhammad SAW. Bahkan, Allah SWT menjanjikan surga bagi mereka yang berpuasa di bulan Rajab. ’’Seng sopo wonge gelem poso Rajab sedino wae, dijanji mlebu suwargo, saking mulyane wulan Rajab,” paparnya.

Mbah Moen juga mengingatkan pentingnya memperbanyak zikir kepada Allah SWT. Zikir, terutama kalimat La ilaha illallah, adalah inti ajaran Islam sekaligus kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. “Zikiro menyang Gusti Allah, La ilaha illallah, niat demen maring wong kang ahli zzikir, ping telu cukup,” katanya.

Sementara itu, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) menjelaskan bahwa bulan Rajab adalah bulan dibukanya pintu rahmat oleh Allah SWT. “Memang ada momen-momen yang pintu rahmat itu dibuka tidak kayak hari-hari biasa. Termasuk hari-hari ini. Saya bersaksi, hari-hari ini (Rajab), termasuk dibuka,” ucap Gus Baha dikutip dari YouTube Ansor Kudus TV.

Gus Baha menjelaskan, dibukanya pintu rahmat di bulan Rajab sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan umat Islam untuk senantiasa mencari karunia dan Rahmat Allah SWT.

-عن محمد بن مسلمة قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم (ﺇﻥ ﻟﺮﺑﻜﻢ ﻓﻲ ﺃﻳﺎﻡ ﺩﻫﺮﻛﻢ ﻧﻔﺤﺎﺕ ﻓﺘﻌﺮﺿﻮا ﻟﻬﺎ ﻟﻌﻞ ﺃﻥ ﻳﺼﻴﺒﻜﻢ ﻧﻔﺤﺔ ﻣﻨﻬﺎ ﻓﻼ ﺗﺸﻘﻮﻥ ﺑﻌﺪﻫﺎ ﺃﺑﺪا)

“Sesungguhnya Tuhan kalian memiliki beberapa karunia dalam setiap tahunnya, maka carilah karunia itu, barangkali kalian mendapatkan satu karunia sehingga kalian tidak akan celaka selamanya.”

“Setiap satu tahun dari tahun kalian itu ada pintu-pintu gelombang yang kamu mudah sampai kepada Allah, kamu harus bersiap-siap ada di jalur gelombang itu. Jadi mulai Dzulqaidah, Muharram lalu Rajab,” kata Gus Baha.

Ulama asal Rembang ini menjelaskan makna nafahat dalam hadis di atas adalah suatu waktu yang ketika seseorang mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka akan diberikan rahmat. Keterangan tersebut juga dijelaskan dalam Faidhul Qadir, nafahat adalah ilham yang memberikan semangat seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah, yang diberikan kepada siapa saja di antara hambaNya yang Dia kehendaki.

Ada juga yang menafsirkan kata nafahat seperti kilatan halilintar, yang sangat terang dan berlangsung sangat cepat.

Barangsiapa yang ketika itu sedang beribadah kepada Allah, maka diharapkan dia akan mendapatkan curahan kilatan cahaya itu. Sehingga dia mendapatkan kekuatan iman, kekuatan istiqamah, semakin semangat untuk mendekatkan diri kepada Allah. “Nafahat bermakna pintu gelombang yang membuat seseorang mudah sampai pada Allah,” ujar Gus Baha.

Karena melihat keberkahan bulan Rajab, Gus Baha memiliki amalan khusus untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan muthalaah di bulan Rajab. Alasan lainnya yaitu fokus menemani santri pesantrennya yang mau khataman. Bahkan, Gus Baha meliburkan beberapa pengajian rutinanannya ketika memasuki bulan Rajab seperti ngaji Tafsir Jalalain setiap hari Rabu di pesantrennya dan beberapa rutinan lain di luar Kabupaten Rembang. Pengajian tersebut akan dimulai kembali di bulan Syawal. “Makanya saya mulai Dzulqaidah punya amal yang dilakukan, sampai cari kitab ke Yogyakarta dan Surabaya,” ceritanya.

Gus Baha juga menganjurkan umat IsIam untuk meningkatkan sedekahnya di bulan Rajab. Gus Baha lalu mengutip kisah di Kitab Al-Minanul Kubro, karya Imam Syaroni, yang disebutkan barang siapa yang sedekah kepada Allah, pasti masuk surga. Karena hari itu pintu surga dibuka.

“Kangen teman, nostalgia rela mengeluarkan uang jutaan. Reuni sekolah keluarkan uang. Saya tidak mengharamkan. Cuma kok kangen masjid tidak begitu. Saya pernah kasih uang jutaan karena kangen masjid. Sebagai pengingat. Saya itu senang umrah, kangen nabi tak biayai puluhan juta,” katanya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.