Megawati Ajak Negara Asia-Afrika Bersatu Bangun Dunia yang Adil dan Beradab

oleh -36 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 02 at 8.41.00 AM
Megawati Sukarnoputri, saat menjadi Keynote Speech KAA ke 70 di Blitar (Calvin Budi Tandoyo)

KabarBaik.co-Megawati Soekarnoputri menyerukan pentingnya membangun tatanan dunia baru yang berpihak pada nilai kemanusiaan. Pesan itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA),

Megawati menegaskan momentum KAA ke-70 bukan sekadar mengenang sejarah masa lalu, tetapi menjadi panggilan untuk menyalakan kembali semangat solidaritas global yang dulu digelorakan oleh Presiden Soekarno.

“Dalam pertemuan sederhana ini, mari kita matangkan kerja sama Asia-Afrika Plus. Jangan hanya bicara, tapi mari kita berbuat. KAA ke-70 bukan nostalgia, melainkan panggilan untuk menyalakan obor baru dalam wajah baru solidaritas dunia,” ujar Megawati di Auditoriun Perpusnas Bung Karno, Blitar, Sabtu (1/11)

Menurut Megawati, dunia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan besar yakni dominasi modal dan mesin yang menyingkirkan nilai kemanusiaan. Dari tanah kelahiran Bung Karno, Blitar, Megawati menyerukan pentingnya membangun dunia yang menempatkan manusia sebagai pusat peradaban.

“Dari Blitar ini saya ingin menyerukan kepada dunia, mari kita bangun dunia baru, dunia yang tidak tunduk pada mesin dan modal, tapi menempatkan manusia sebagai inti peradaban,” tegasnya.

Megawati menutup pidatonya dengan mengingatkan kembali cita-cita Bung Karno tentang dunia yang adil dan beradab.

“Inilah saatnya kita meneruskan cita-cita Bung Karno. Dunia yang tidak ditentukan oleh siapa yang berkuasa, tapi oleh nurani yang memuliakan kehidupan. Dunia yang manusiawi dan berkeadilan,” tutup Megawati. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.