Gus Fawait Prioritaskan Perbaikan Irigasi Kembalikan Jember sebagai Lumbung Pangan

oleh -88 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 02 at 8.44.08 AM
Bupati Jember Gus Fawait saat membuka Festival Sapi di JSG. (Ist)

KabarBaik.co – Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan komitmen Pemkab Jember untuk fokus pada perbaikan infrastruktur pertanian guna mewujudkan swasembada pangan.

Gus Fawait juga menyoroti soal kemiskinan di Jember yang hingga saat ini masih menjadi masalah.

“kemiskinan ekstrem di Jatim, berdasarkan data Kementerian Sosial, terbesar ada di Kabupaten Jember. Sebagian besar warga miskin ini berprofesi sebagai petani dan peternak di pedesaan,” ujar Gus Fawait, Minggu (2/11).

Oleh sebab itu, kata Gus Fawait, selaras dengan program pemerintah pusat, Pemkab Jember memprioritaskan ketahanan pangan.

Pihaknya juga mengakui bahwa produktivitas padi Jember saat ini menurun drastis, dari yang pernah mencapai hasil tinggi, kini hanya menempati urutan keempat di Jawa Timur.

Penurunan ini, menurutnya, bukan disebabkan oleh alih fungsi lahan, bahkan Pemkab telah menambah Luas Lahan Baku Sawah (LP2B) menjadi 86.732 hektare.

“Yang menjadi masalah utama di pertanian kami di Jember adalah infrastruktur pertanian, terutama sistem pengairan,” tegasnya.

Gus Fawait mengungkapkan banyak lahan di wilayah utara dan timur Jember yang hanya bisa panen satu hingga dua kali setahun karena masalah irigasi, berbeda dengan wilayah selatan yang bisa panen tiga kali.

Untuk itu, Gus Fawait berharap dukungan dari pemerintah pusat untuk perbaikan sarana pengairan dan Jember dapat kembali menjadi lumbung padi di Jawa Timur.

“Kami akan berusaha memperluas panen dan meningkatkan produktivitas padi,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.