KabarBaik.co, Lombok Timur – Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi pelajar di sekolah dasar (SD) pada Tahun Ajaran 2027 mendatang. Kepastian itu ditegaskan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti saat meresmikan program Revitalisasi Pendidikan di SMKN 1 Sikur di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (17/5).
Menurut Mu’ti, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris bagi para guru SD.
“Mulai 2027 Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD,” tegas Mu’ti seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.
Mu’ti mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membekali peserta didik dengan keterampilan abad ke-21 sejak usia dini. “Dengan penguasaan Bahasa Inggris yang lebih awal, diharapkan siswa Indonesia mampu bersaing di kancah global,” kata Mu’ti.
Mendikdasmen menegaskan bahwa persiapan sumber daya manusia, khususnya guru, menjadi prioritas utama sebelum kebijakan ini diberlakukan secara nasional. “Pelatihan akan diberikan secara bertahap kepada guru-guru SD di seluruh Indonesia,” kata Mu’ti.
Ia menegaskan revitalisasi dan digitalisasi bukan tujuan akhir, melainkan upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. “Karena itu Kemendikdasmen juga fokus pada peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru,” tandas Mu’ti. (*)








