KabarBaik.co, Lombok Timur – Pertamina Patra Niaga komitmen pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat, salah satunya LPG. Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Senin (20/4), terjadi unjuk rasa terkait isu kelangkaan LPG 3 kg di Kabupaten Lombok Timur. Salah satu tuntutan yakni penggunaan LPG subsidi 3 kg yang masih sering kali tidak tepat sasaran, digunakan oleh sektor usaha maupun oknum yang tidak berhak.
Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga telah melakukan pengecekan lapangan mulai dari stok hingga isu distribusi serta melaksanakan antisipasi dan mitigasi lanjutan.
Sebagaimana disampaikan Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi, stok di Kabupaten Lombok Timur dipastikan aman dan mencukupi.
Baca Juga: LPG Melon Langka dan Tembus Rp 35 Ribu, Massa Ganas Geruduk Kantor Bupati Lombok Timur
“Pengecekan telah dilakukan dan kami pastikan penyaluran berjalan normal dan lancar dari level SPPBE hingga pangkalan. Sebagai tindaklanjut, sejak awal April, Pertamina telah masif melaksanakan penyaluran tambahan sebagai antisipasi dan mitigasi lonjakan konsumsi,” terang Ahad, dalam keterangannya, Selasa (21/4).
Selanjutnya Ahad menyampaikan, total tambahan yang disalurkan di Kabupaten Lombok Timur hingga saat ini mencapai 59 ribu tabung. Tambahan-tambahan ini disalurkan mulai dari momen pasca Idul Fitri, libur panjang paskah, hingga pelaksanaan operasi pasar.
“Sebagai antisipasi lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga juga telah melaksanakan koordinasi bersama Bupati Lombok Timur dan dinas terkait. Sidak gabungan juga telah dilaksanakan upaya memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar dan LPG subsidi 3 kg digunakan sesuai peruntukan dan tepat sasaran. Terakhir, Pertamina melaksanakan mitigasi melalui penambahan stok sesuai koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dengan prioritas wilayah potensi serapan tinggi,” tutup Ahad.
Selanjutnya sebagai mitigasi masih terjadinya lonjakan permintaan, Pertamina telah meminta agen agar dapat melaksanakan prioritas pengiriman kepada pangkalan dengan indikasi serapan tertinggi.
Kemudian di level pangkalan untuk dapat memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung dengan harga sesuai HET. Segala antisipasi dan mitigasi ini dilaksanakan upaya memastikan pasokan dan distribusi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai. Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.
Pertamina telah menegaskan kembali ke seluruh agen dan pangkalan terkait penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa mengecek secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen.
Ketika ada salah satu ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen/pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa stop alokasi sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.(*)






