KabarBaik.co, Surabaya – Perayaan Tahun Baru Islam yang identik dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, hingga pawai budaya diperkirakan akan mendorong peningkatan kebutuhan energi masyarakat. Untuk mengantisasi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kg serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur dalam kondisi aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan seluruh infrastruktur distribusi energi telah disiagakan guna memastikan kebutuhan masyarakat selama momen perayaan dapat terpenuhi dengan baik.
Menurut Ahad, LPG menjadi salah satu produk energi yang paling banyak digunakan saat berbagai kegiatan masyarakat berlangsung. Karena itu, Pertamina telah menyiapkan langkah mitigasi melalui penyaluran fakultatif atau tambahan pasokan di luar distribusi reguler.
“Pada momen perayaan ini, produk LPG menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan, kami telah menyiapkan penyaluran fakultatif sebagai tambahan pasokan di luar penyaluran reguler,” kata Ahad dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Selain LPG, Pertamina juga memperkuat layanan distribusi BBM dengan menyiapkan penambahan stok sesuai kebutuhan. Pengawasan terhadap sarana dan fasilitas SPBU dilakukan secara intensif, termasuk pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) guna memastikan kualitas dan kuantitas BBM tetap terjaga.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan LPG 3 kg hingga 56 persen di atas rata-rata penyaluran harian. Total tambahan yang disalurkan mencapai 922.680 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama rangkaian perayaan Tahun Baru Islam berlangsung, sehingga aktivitas keagamaan maupun sosial dapat berjalan lancar tanpa kendala pasokan energi.
Meski stok dalam kondisi aman, Pertamina mengimbau masyarakat agar tetap membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang karena stok energi tersedia dan mencukupi. Jangan melakukan pembelian berlebihan ataupun mudah terpancing informasi yang belum tentu benar,” ujar Ahad.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Sementara masyarakat mampu diimbau menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas agar penyaluran subsidi energi lebih tepat sasaran. (*)






