KabarBaik.co- Dalam budaya Jawa, kepercayaan terhadap hal-hal mistis dan simbolik masih sangat kental, terutama terkait kelahiran dan kehidupan anak. Salah satu mitos yang cukup terkenal adalah tentang Anak Bajang. Dalam primbon Jawa, anak bajang bukan sekadar istilah biasa. Ia dipercaya memiliki aura khusus, kekuatan gaib tersembunyi, bahkan bisa membawa keberuntungan atau sebaliknya kesialan, tergantung cara ia diperlakukan dan kondisi kelahirannya. Mitos ini telah hidup turun-temurun dan masih dipercayai oleh sebagian masyarakat Jawa hingga kini.
Apa Itu Anak Bajang?
Dalam primbon Jawa, Anak Bajang adalah anak yang lahir dalam kondisi tidak biasa, misalnya:
- Lahir sungsang (bokong atau kaki lebih dulu)
- Lahir pada malam-malam tertentu (misalnya malam Selasa Kliwon atau Jumat Legi)
- Lahir saat gerhana
- Lahir dengan tali pusar melilit tubuh atau leher
- Lahir kembar namun salah satu meninggal
Ciri-ciri ini dipercaya membuat sang anak memiliki keistimewaan spiritual, bisa menjadi sakti atau justru rentan terkena gangguan makhluk halus. Makna spiritual dan mitosnya, menurut beberapa versi primbon Jawa dan pengetahuan lisan para sesepuh:
1. Anak Bajang Punya Indra Keenam
Mereka dipercaya dapat melihat makhluk halus sejak kecil, atau memiliki naluri tajam terhadap bahaya. Ini membuat mereka dihormati, namun seringkali dijauhkan dari keramaian atau tempat-tempat wingit (angker).
2. Harus Diruwat (Dibersihkan Secara Spiritual)
Bila anak bajang tidak diruwat, diyakini akan membawa nasib buruk bagi keluarga atau dirinya sendiri. Ruwatan bisa dilakukan dengan ritual wayang, doa khusus, atau sesajen pada waktu tertentu.
3. Berjiwa Pemimpin Namun Penuh Ujian
Primbon menyebutkan bahwa anak bajang bisa menjadi orang besar, namun hidupnya sering penuh cobaan. Jika tidak dibimbing sejak kecil, potensi besar dalam dirinya bisa berbalik menjadi kehancuran.
Dalam beberapa daerah, terutama di pedalaman Jawa Tengah dan Jawa Timur, anak bajang harus memakai jimat tertentu atau diberi nama khusus agar tidak “diganggu dunianya” dan hidupnya seimbang antara alam fisik dan spiritual.
Tanda-Tanda Lain Anak Bajang Menurut Primbon
- Matanya cenderung tajam atau merah saat marah
- Punya mimpi-mimpi aneh sejak kecil
- Menarik hewan liar seperti kucing, ular, atau burung
- Dapat mengingat hal-hal dari usia sangat dini
- Dikelilingi kejadian aneh, misalnya lampu sering mati sendiri atau suara-suara misterius di rumah
Mitos anak bajang dalam primbon Jawa bukan sekadar cerita mistik, tapi bagian dari warisan budaya yang menggambarkan betapa kompleksnya pandangan orang Jawa terhadap kehidupan. Meski zaman telah berubah, kepercayaan ini tetap mengakar di sebagian masyarakat. Terlepas dari benar tidaknya, kehadiran mitos ini mengingatkan kita untuk menghargai setiap kelahiran sebagai anugerah yang tak ternilai. Dan bagi anak bajang sendiri, ia bisa menjadi simbol kekuatan spiritual yang besar asal dipahami dan dirawat dengan bijak.








