MoU Program Close Loop, Bank Jatim Komitmen Dukung Pembiayaan Terjangkau untuk Petani Malang

oleh -177 Dilihat
BANK JATIM
Bank Jatim melakukan MoU bersama Kemenko Bidang Perekonomian RI tentang program kemitraan close loop produktifitas hortikultural di Malang, Kamis (5/9). (Foto Bank Jatim)

 KabarBaik.co- Guna meningkatkan produksi dan produktifitas komoditas hortikultura di Kabupaten Malang, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian RI telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan 18 institusi. Salah satu di antaranya Bank Jatim.

MoU tersebut tentang Pengembangan Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura. Bertempat di Kantor Desa Tawangargo, Malang, MoU itu ditandatangani oleh Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim R. Arief Wicaksono. Hadir juga Bupati Malang Sanusi dan Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura Kemeko Bidang Perekonomian RI Yuli Sri Wilanti.

Kick Off Petani Milenial Inovatif Jatim 2024, Cek Timeline dan Syaratnya di Sini

Dalam kesempatan itu, Arief menjelaskan, ruang lingkup Bank Jatim dalam MoU kali ini adalah memverifikasi atau melakukan pengecekan dokumen petani dalam proses pengajuan pembiayaan. Baik melalui KUR maupun skema kredit lainnya. Selain itu, Bank Jatim juga memberikan pendampingan manajemen ekonomi usaha pertanian dan pengelolaan manajemen keuangan untuk pemanfaatan KUR ataupun model pembiayaan lainnya.

Bank Jatim juga memfasilitasi penguatan inklusi keuangan, baik melalui KUR maupun skema kredit lainnya, untuk petani dalam rangka mendukung budidaya pertanian kemitraan closed loop agribisnis hortikultura. Menurut Arief, melalui kolaborasi dengan multistakeholders ini akan memberikan solusi dari hulu hingga hilir sehingga rantai pasok akan tertata dengan baik.

‘’Dengan demikian berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan para petani,” paparnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/9).

Satu Tahun, Tiga Alhamdulillah

Arief menjelaskan, pembiayaan memegang peran yang sangat penting dalam menciptakan usaha pertanian yang menguntungkan dan berkelanjutan. Karena itu, lewat penandatanganan MoU ini, Bank Jatim ingin membantu kesejahteraan petani lewat fasilitasi akses kredit yang terjangkau.

”Dukungan pembiayaan yang terjangkau dapat melipatgandakan manfaat yang bisa diperoleh petani dari program closed loop. Kami berharap support ini dapat mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para petani di Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Yuli Sri Wilanti mengatakan, program closed loop agribisnis hortikultura ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Malang serta memberikan kepastian harga bagi petani. Dengan begitu, ke depan bisa berkontribusi terhadap swasembada pangan nasional. Saat ini, sudah ada tujuh daerah di Jawa Timur yang menjadi pilot project untuk penerapan program closed loop agribisnis hortikultura. Di antaranya, Jember, Jombang, Pasuruan, Malang, dan lain-lain.

Video: Ajang Penganugerahan Petani Milenial Inovatif Jatim

”Lewat closed loop ini kami ingin membangun ekosistem end to end, mulai dari penyediaan sarana produksi seperti pupuk dan bibit, pembiayaan, hingga pendampingan budidaya yang baik dengan good agriculture practices dan penerapan smart farming,” terangnya.

Melalui realisasi program closed loop tersebut, lanjut dia, petani tidak perlu khawatir lagi mengenai proses penanaman hingga pemasaran produk hasil pertanian. Sebab, semuanya akan terintegrasi dalam jalinan kerja sama ini.  “Dengan adanya kemitraan seperti ini, pola tanam akan lebih teratur sesuai dengan permintaan pasar sehingga tidak ada lagi over supply yang menyebabkan harga anjlok,” ujarnya.

Bupati Malang Sanusi menambahkan, keberhasilan program kemitraan closed loop agribisnis holtikultura di Kabupaten Malang ini ke depannya diharapkan akan menjadi success story bagi pengembangan sektor holtikultura di wilayah Jatim. Dengan demikian, program ini juga dapat dikembangkan dan direplikasi pada daerah lainnya sehingga dapat memberikan dampak secara masif.

Anggota DPD RI: Program Pro Pertanian dan Ketahanan Pangan Wajib Didukung

’’Saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat serta para stakeholders terkait program Kemitraan Closed Loop Agribisnis Holtikultura di Kabupaten Malang. Semoga pembangunan sektor holtikultura nantinya akan semakin maju dan berkembang di Kabupaten Malang,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, Bank Jatim juga menyerahkan secara simbolis KUR kepada dua debitur. Selain itu, turut melakukan penanaman bibit cabai melalui program kemitraan closed loop komoditas hortikultura itu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.