KabarBaik.co, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menilai komitmen Wali Kota Eri Cahyadi dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto patut diapresiasi. Terutama di bidang ketahanan pangan, ia menekankan perbaikan akses distribusi menuju kawasan tambak Medokan Ayu, Rungkut harus segera diwujudkan.
Pernyataan itu disampaikan Fathoni usai menghadiri kegiatan panen raya bandeng dan udang bersama para petambak di lokasi tersebut.
Menurutnya, potensi tambak bandeng dan udang di Medokan Ayu merupakan aset berharga milik Surabaya yang sangat strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, potensi besar tersebut belum bisa memberikan manfaat maksimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai guna memperlancar arus distribusi hasil panen.
“Panen bandeng dan udang di Medokan Ayu ini menunjukkan bahwa Surabaya memiliki potensi besar untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo. Potensi ini harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar politikus Partai Golkar itu, Sabtu, (18/7).
Ia pun berharap pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kawasan ini. Fathoni mengusulkan agar Menteri Pertanian berkunjung langsung ke Surabaya untuk melihat peluang nyata yang ada, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas para petambak.
“Saya berharap Menteri Pertanian bisa hadir di Surabaya untuk melihat langsung potensi tambak Medokan Ayu. Dengan dukungan pemerintah pusat, kawasan ini dapat dikembangkan menjadi salah satu sentra perikanan budidaya yang mampu menopang program ketahanan pangan nasional,” katanya.
Selain peran pemerintah pusat, Fathoni menegaskan Pemkot Surabaya memiliki peran krusial agar hasil panen bisa sampai ke tangan konsumen dengan optimal. Perbaikan jalan akses dinilai penting untuk memangkas biaya logistik sekaligus meningkatkan daya saing hasil tangkapan petambak.
“Saya melihat Wali Kota Surabaya telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program prioritas Presiden, termasuk di sektor ketahanan pangan. Komitmen itu akan semakin kuat jika dibarengi dengan perbaikan akses distribusi menuju kawasan tambak Medokan Ayu, sehingga hasil panen petambak lebih mudah dipasarkan dan kesejahteraan mereka ikut meningkat,” tegasnya.
Lebih jauh, perbaikan akses jalan ini bukan hanya menguntungkan pelaku usaha perikanan, melainkan memperkuat rantai pasok pangan secara menyeluruh di Surabaya. Distribusi yang lancar menjamin hasil panen lebih cepat sampai ke pasar, menjaga ketersediaan stok, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat luas.
“Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Saya optimistis, jika potensi tambak Medokan Ayu didukung dengan infrastruktur yang memadai, Surabaya akan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap program Presiden sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petambak,” pungkasnya. (*)






