Musim Kemarau, 98 Hektare Lahan Padi di Bojonegoro Gagal Panen

oleh -55 Dilihat
WhatsApp Image 2024 08 31 at 15.35.57
Area pesawahan padi di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co – Para petani di Kabupaten Bojonegoro mengalami gagal panen pada musim kemarau tahun ini. Dari data Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, tercatat sebanyak 43.87 lahan padi mengalami gagal panen atau puso.

Dari total 83.197 hektare lahan baku sawah (LBS) seluas 98 hektare di antaranya mengalami puso yang tersebar di tiga kecamatan. Meliputi Kecamatan Balen seluas 6 hektare, Kecamatan Ngambon sebanyak 32 hektare, dan terbanyak dari Kecamatan Kapas sejumlah 60 hektare lahan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Perlindungan Tanaman (Sarpras dan Perlintan) DKPP Bojonegoro Retno Budi Widyanti mengatakan, pihaknya belum menerima laporan penambahan puso lagi hingga Jumat (30/8). Sebab, saat ini pola tanam di wilayah tadah hujan dan lahan yang tidak ada sumber air ditanami palawija atau tembakau.

”Saat ini tidak ada laporan penambahan lahan mengalami pusolagi,’’ ujar Retno, Sabtu (31/8).

Menurutnya, dari total 98 hektare lahan mengalami puso, hanya lahan di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, yang tercover asurasi usaha tani padi (AUTP). Atau seluas sekitar 54,13 hektare yang disetujui klaim oleh pihak AUTP. Sementara, untuk lahan lainnya yang mengalami puso tidak mendaftar AUTP. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.