Nakhoda Anyar PDP Kahyangan Siapkan Transformasi Tata Kelola hingga Diversifikasi Usaha

oleh -118 Dilihat
Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro. (Ist)
Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro. (Ist)

KabarBaik.co, Jember – Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Jember bersiap melakukan transformasi besar. Di bawah kendali jajaran direksi baru, BUMD milik Pemkab Jember ini berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari perbaikan tata kelola internal hingga perluasan lini bisnis.

Langkah strategis ini menyusul pelantikan direksi baru oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, di Pendapa Wahyawibawagraha pada Rabu malam (13/5).

Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro, menyatakan bahwa fokus utama dalam waktu dekat adalah reformasi manajerial. Ia menilai, selama ini perusahaan dibebani oleh persoalan mendasar yang menghambat produktivitas.

“Kami mengusung semangat Good Clean Corporate agar perusahaan sehat, bersih, dan berdaya saing. Komitmen kami jelas: pengelolaan PDP Kahyangan harus transparan, akuntabel, dan bebas korupsi,” tegas Gogot usai pelantikan.

Ia menambahkan, sistem manajerial yang selama ini kurang optimal berpotensi menurunkan kepercayaan publik, baik dari sisi karyawan maupun mitra bisnis. Oleh karena itu, penataan ulang menjadi harga mati demi mengembalikan kredibilitas perusahaan.

Di sektor komoditas, Gogot menyoroti perlunya peningkatan nilai tambah produk perkebunan. Ia tidak ingin PDP Kahyangan hanya bergantung pada penjualan komoditas mentah yang harganya fluktuatif.

“Ke depan, kopi produksi Kahyangan tidak hanya akan dijual dalam bentuk green bean atau bubuk biasa. Pengembangan produk premium dan specialty coffee untuk menyasar pasar yang lebih luas dan meningkatkan profitabilitas,” jelasnya.

Memanfaatkan perubahan Peraturan Daerah (Perda) terkait BUMD, PDP Kahyangan berencana memperluas jangkauan usahanya di luar sektor kopi dan karet. Sektor pariwisata menjadi salah satu bidikan utama.

Beberapa aset potensial yang akan dimaksimalkan pengelolaannya antara lain Wisata Boma dan Rimba Camp di Kawasan Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumber Wadung dan Air Terjun Tancak, yang direncanakan melalui skema kerja sama dengan pihak Perhutani.

“Kami akan menjalin komunikasi intens dengan Bupati dan DPRD untuk membuka ruang pengembangan usaha ini. Diversifikasi adalah langkah konkret agar pendapatan perusahaan tidak monoton,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.