Ngeri! Daun Telinga Pemuda Banyuwangi Cuil Setelah Digigit Pemain Jaranan

oleh -95 Dilihat
IMG 20250206 WA0019
Anggota Polsek Giri saat menyambangi Hollutfi warga Kelurahan/Kecamatan Kabat.

KabarBaik.co – Nasib nahas dialami Hollutfi, 19 tahun, warga Desa/Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Daun telinganya cuil cukup lebar setelah digigit pemain jaranan yang tampil di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (2/2).

Kapolsek Giri AKP Budi Mujiono, ceritanya sekitar pukul 16.30 WIB korban menonton pertunjukkan jaranan dari paguyuban jaranan Budoyo Mberan Lor dari Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi.

Di tengah pertunjukkan, mendadak dua pemain jaranan mengejar Hollutfi. Saat itu, korban dipegang oleh pemain jaranan tersebut. Setelahnya, mereka menggigit telinga korban hingga ia mengerang kesakitan.

“Saat itulah terjadi telinga korban yang digigit oleh kedua pemain tersebut,” kata Budi.

Warga sempat mencoba melerai. Nahasnya, warga melihat telinga korban terluka dan berdarah. Bahkan sebagian daun telinga cuil akibat digigit pemain jaranan.

Warga sekitar sempat berupaya mengobati korban sebagai langkah pertolongan pertama. Namun karena korban terus mengerang kesakitan, ia dilarikan ke RS Fatimah.

“Korban sempat dibawa pulang. Tapi karena masih merasa sakit, oleh keluarga akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan,” katanya.

Budi menjelaskan, kondisi korban saat ini telah membaik. Namun telinganya kasih dibalut dengan perban. Sementara potongan cuilan telinganya berada di Ras Fatimah.

Budi menjelaskan, keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Pihak keluarga masih merundingkan hal tersebut bersama keluarga besar.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.