KabarBaik.co – Adu banteng di jalan raya Mojokerto–Surabaya membuat pengendara terpelanting dan kendaraan ringsek, menyisakan tiga korban luka di Balongbendo, Sidoarjo. Kecelakaan lalu lintas ini terjadi di Jalan Raya Dusun Kendal, Desa Bakung Pringgodani, Kecamatan Balongbendo, Selasa (6/1) pagi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.35 WIB, saat arus lalu lintas di jalur penghubung Mojokerto–Surabaya mulai padat oleh aktivitas warga. Dua sepeda motor yang terlibat yakni Yamaha Nmax bernopol W 4210 NCA dan Suzuki Smash bernopol S 2362 PE.
Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistyono menjelaskan kecelakaan bermula ketika Smash melaju dari arah barat ke timur atau Mojokerto menuju Surabaya. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara saat menyalip kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Yamaha Nmax dari Surabaya menuju Mojokerto. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng tidak dapat dihindari,” jelas Sugeng.
Benturan keras membuat bagian depan Yamaha Nmax ringsek, sementara stang sepeda motor Suzuki Smash tampak bengkok.
“Kedua kendaraan sempat tergeletak di badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas sebelum diamankan petugas”. Imbuhnya
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Yamaha Nmax, Bambang Hermanto, 47, warga Tulangan, Sidoarjo, mengalami patah tulang pada pergelangan tangan kanan serta luka di bagian pelipis. Korban dilarikan ke RSU Citra Medika Tarik dan menjalani perawatan inap.
Sementara itu, pengendara Smash, Mustakim Putra, 30, warga Kota Mojokerto, mengalami luka robek di bagian leher. Satu korban lainnya, Rachmad Armawan, 42, juga warga Mojokerto, mengalami luka di bagian kepala. Ketiganya kini menjalani perawatan medis di rumah sakit yang sama.
Dari hasil olah TKP sementara, polisi menduga faktor kelalaian pengendara Suzuki Smash saat mendahului menjadi penyebab utama kecelakaan. Tidak ditemukan adanya faktor kendaraan, kondisi jalan, maupun cuaca yang mempengaruhi kejadian.
Petugas Unit Lantas Polsek Balongbendo bersama Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan saksi. Kasus kecelakaan ini selanjutnya ditangani oleh Unit Gakkum Polresta Sidoarjo.
Polisi mengimbau pengguna jalan, khususnya di jalur rawan dan padat seperti Mojokerto–Surabaya, agar selalu berhati-hati dan tidak memaksakan menyalip demi keselamatan bersama. (*)







