Otak-atik Pasar Burung Bojonegoro: Ikhtiar Menyelamatkan Denyut Ekonomi Para Pedagang

oleh -100 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 12 at 5.55.15 PM
Pasar Burung Mliwis Putih (Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro— Di balik deru suara kicau burung dan riuhnya para penghobi yang berkumpul setiap akhir pekan, tersimpan cerita panjang tentang perjuangan para pedagang Pasar Burung di Bojonegoro.

Sejak dibangun pada 2022 oleh Pemkab Bojonegoro, pasar yang diharapkan menjadi ruang penggerak ekonomi berbasis hobi itu sempat mengalami masa-masa sepi pengunjung dan tantangan adaptasi yang tidak mudah.

Pembangunan pasar burung tersebut menggunakan anggaran ratusan juta rupiah dari APBD Bojonegoro. Lokasinya berada di Kelurahan Banjarjo, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang sebelumnya merupakan area pasar sapi sebelum dipindahkan ke Kecamatan Balen.

Saat itu, pasar ini diberi nama Buana Lestari. Namun, nama tersebut sempat menuai buah bibir dan bahkan pemkab Bojonegoro digugat ke pengadilan oleh salah satu warga karena dinilai tidak mencerminkan identitas khas Bumi Angling Dharma.

Perjalanan terus berlanjut. Pada 2025, nama pasar tersebut resmi diganti menjadi Pasar Burung Mliwis Putih, nama yang dinilai lebih merepresentasikan identitas lokal dan legenda Angling Dharma yang lekat dengan sejarah dan budaya Bojonegoro.

Namun, perubahan nama bukanlah akhir dari cerita. Justru tantangan terbesar dialami para pedagang sejak masa transisi dari lokasi sebelumnya, yakni di Taman Bangwan Solo (TBS), Kelurahan Ledok Wetan, menuju lokasi baru tersebut. Perpindahan itu membuat sebagian pelanggan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri, sehingga penjualan sempat mengalami penurunan.

Yudi, salah satu pedagang burung, mengaku masa-masa awal di lokasi baru tidak mudah. Ia merasakan betul sepinya pembeli yang datang. “Ya pada saat itu dapat keuntungan dua puluh ribu saja susahnya minta ampun,” ujarnya, Selasa (12/5).

Menurutnya, proses adaptasi dari TBS ke pasar baru menjadi tantangan tersendiri. Tak sedikit pedagang yang harus bertahan dengan kondisi penjualan yang minim sambil berharap situasi akan membaik.

WhatsApp Image 2026 05 12 at 5.55.16 PM
Adanya gantangan menyelamatkan para pedagang di Pasar Burung Mliwis Putih (Shohibul Umam)

Harapan itu mulai menemukan titik terang pada 2026. Paguyuban Pasar Burung Mliwis Putih menghadirkan gebrakan baru dengan menggelar lomba burung kicau di area eks pasar sapi tersebut. Kegiatan itu perlahan menarik perhatian para kicau mania dari berbagai daerah untuk datang dan berpartisipasi.

Dukungan fasilitas dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disdagkopum) Bojonegoro berupa bangunan gantangan sederhana berukuran sekitar lima kali sepuluh meter turut menjadi penunjang kegiatan. Meski tidak sebesar arena milik swasta, fasilitas tersebut dinilai cukup untuk menghidupkan suasana pasar.

Dampaknya terasa nyata. Setiap kali lomba digelar, terutama pada hari Minggu, ratusan pengunjung mulai berdatangan. Ramainya aktivitas itu ikut menggerakkan penjualan burung maupun berbagai perlengkapan dan aksesori pendukung.

“Alhamdulillah sekarang Pasar Burung Mliwis Putih mulai banyak pengunjung. Apalagi ketika ada event setiap hari Minggu, bisa ratusan orang yang datang dan itu membuat dagangan kami menjadi laku,” ujar Mamik, salah satu penjual sangkar burung.

Kini, denyut ekonomi di Pasar Burung Mliwis Putih perlahan kembali menggeliat. Suasana yang sempat lesu mulai berubah menjadi lebih hidup. Para pedagang mengaku bersyukur atas upaya yang dilakukan bersama untuk menghidupkan kembali pasar tersebut.

Bagi mereka, pasar burung bukan sekadar tempat berjualan, melainkan ruang harapan. Mereka berharap ke depan Pasar Burung Mliwis Putih dapat terus berkembang dan menjadi tujuan utama para penghobi burung dari berbagai wilayah, sebagaimana pasar burung di daerah lain yang selalu ramai pengunjung.

“Kami ingin pasar burung ini seperti di daerah lain, yang selalu ramai pengunjung dari berbagai wilayah,” harap Mamik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.