Panen Raya Kedelai di Nganjuk, TNI AL Dukung Swasembada Pangan Nasional

oleh -175 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 14 at 3.29.36 PM scaled
Panen Raya Kedelai seluas 400 hektare di Kecamatan Wilangan Nganjuk (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V kembali menegaskan peran strategisnya di luar garis pantai. Sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TNI AL menggelar panen raya Kedelai di Desa Ngudikan, Wilangan, Nganjuk, Kamis (14/5).

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI AL mendukung prioritas nasional. Kami hadir berkontribusi dalam peningkatan produksi kedelai, pengoptimalan lahan, hingga peningkatan kesejahteraan petani,” ujar Kepala Dinas Penerangan Kodaeral V Kolonel Laut Arif Priwadi Wibowo.

Momen bersejarah ini menjadi sangat istimewa karena dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi negara dan institusi terkait. Turut hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekjen Kementerian Pertahanan Letjen TNI Tri Budi Utomo, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

Kehadiran mereka didampingi Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi beserta seluruh unsur Forkopimda setempat, menandakan betapa besar perhatian negara terhadap potensi pertanian di wilayah Nganjuk.

“Di Desa Ngudikan ini kami memanen lahan seluas 100 hektare. Namun secara keseluruhan, total areal penanaman kedelai yang tersebar di seluruh Kecamatan Wilangan mencapai 400 hektare. Angka ini menunjukkan betapa strategisnya wilayah ini sebagai salah satu lumbung pangan kita,” jelas Arif.

Program ketahanan pangan ini digagas sebagai jawaban atas kebutuhan kolaborasi lintas sektor. TNI AL berperan aktif melalui pembinaan potensi wilayah dan dukungan teknis agar lahan pertanian berfungsi maksimal.

Sasaran utamanya jelas, mendorong peningkatan produksi kedelai nasional, memperluas luas tanam, menerapkan pola tanam yang lebih produktif, hingga yang paling utama adalah mengangkat taraf hidup dan pendapatan para petani yang menjadi tulang punggung pangan negeri.

“Kami juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada 10 kelompok tani. Ini adalah bentuk apresiasi dan perhatian kami agar semangat petani terus terjaga,” tambah Arif, menegaskan bahwa dukungan tak hanya berupa pembinaan teknis.

Sebagai bentuk kepedulian menyeluruh, acara ini dirangkai dengan kegiatan Bakti Kesehatan. Sebanyak 200 warga mendapatkan pelayanan medis gratis yang digerakkan oleh tim gabungan, 25 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kodaeral V, 3 tenaga medis dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut dr. Ramelan, serta 12 petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk.

“Pelayanan yang kami berikan mencakup pengobatan umum untuk 150 pasien, pengobatan gigi untuk 50 pasien, termasuk tindakan tambal dan cabut gigi. Kami juga memeriksa kadar gula darah, asam urat, hingga kolesterol, agar warga tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga sehat jasmani,” papar Arif menjelaskan rincian layanan yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, terjalin jalinan erat antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat luas. TNI AL membuktikan diri tidak hanya andal menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga hadir membantu pemerintah menjalankan program strategis nasional.

Langkah ini sepenuhnya merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya poin memantapkan sistem pertahanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi kreatif, hijau, dan biru. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.