KabarBaik.co, Malang – Program Sekolah Rakyat di Kota Malang mendapat perhatian langsung dari Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Jawa Timur (Bakorwil) III Malang, Asep Kusdinar. Asep turun langsung memantau pelaksanaan pembelajaran, Selasa (18/8).
Dalam kunjungan tersebut, Asep tidak hanya meninjau aktivitas belajar mengajar. Ia juga berdialog dengan kepala sekolah, tenaga pendidik, serta para siswa untuk mengetahui perkembangan program sekaligus berbagai kebutuhan yang masih diperlukan di lapangan.
Asep mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, terutama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak cukup hanya dilihat dari tersedianya akses pendidikan. Kualitas pembelajaran, pemenuhan kebutuhan siswa, lingkungan sekolah, serta pengembangan karakter dan potensi peserta didik juga harus menjadi perhatian.
“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tentang menyediakan tempat untuk belajar. Yang lebih penting adalah memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, proses pembelajaran yang efektif, serta lingkungan yang mendukung mereka untuk berkembang dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Asep.
Ia menilai pemantauan langsung diperlukan agar pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan program. Dengan begitu, berbagai persoalan maupun kebutuhan sekolah dapat segera dikoordinasikan untuk mendapatkan solusi.
“Kita ingin melihat secara langsung bagaimana prosesnya, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan sekolah dan siswa, kemudian memastikan ada langkah yang bisa dilakukan bersama. Jangan sampai program yang baik secara kebijakan, tetapi belum optimal ketika dilaksanakan di lapangan,” tandasnya.
Di hadapan para siswa, Asep juga memberikan motivasi agar mereka tidak minder dalam mengejar cita-cita. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Anak-anak harus memiliki keyakinan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk sukses. Pemerintah hadir untuk memastikan kesempatan itu terbuka,” tuturnya.
Asep menambahkan pendidikan mempunyai peran strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan. Selain memberikan pengetahuan, pendidikan diharapkan mampu membekali anak dengan keterampilan dan karakter sebagai modal menghadapi masa depan.
Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam memastikan peserta didik memperoleh pendidikan yang optimal.
“Kuncinya adalah kolaborasi. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Pemerintah, guru, orang tua dan masyarakat harus bersama-sama memastikan anak-anak ini mendapatkan pendidikan terbaik,” jelasnya.
Asep memastikan Bakorwil III Malang akan terus menjalankan fungsi koordinasi dan fasilitasi untuk mendukung program strategis pemerintah, termasuk di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Bakorwil memiliki peran untuk memastikan koordinasi pembangunan berjalan dan program pemerintah dapat memberikan dampak nyata di masyarakat. Pendidikan adalah salah satu fondasi utama. Kalau sumber daya manusianya kuat, maka pembangunan wilayah juga akan semakin kuat,” pungkasnya. (*)








