KabarBaik.co, Bojonegoro– Kebakaran kembali melanda Pasar Baru di Tuban pada Kamis (23/4) dini hari. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik. Hingga saat ini, petugas masih belum dapat memastikan ada tidaknya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Titik api diketahui berasal dari bagian tengah pasar dan dengan cepat membesar.
Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban Sutaji mengatakan kebakaran terjadi sebelum pukul 03.00 WIB. Setelah menerima laporan dari masyarakat, tim pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dalam upaya penanganan, selain mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam dari Pemkab, petugas juga mendapat bantuan armada dari PT Semen Indonesia (SIG) Pabrik Tuban, serta dukungan dari pos Damkar Rengel dan Damkar Singgahan guna mempercepat proses pemadaman dan mencegah api merembet ke kios lainnya.
“Untuk penyebab, dugaan sementara akibat korsleting listrik, namun ini masih dalam tahap penyelidikan. Sementara itu, kerugian belum bisa dipastikan,” ujar Sutaji.
Api sendiri telah dapat dijinakkan. Hingga kini, petugas gabungan dari Satpol PP dan Damkar, Polri, TNI, BPBD, serta masyarakat masih melakukan proses pembasahan di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi munculnya titik api baru.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama Kapolres Tuban Alaiddin juga turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memantau penanganan kebakaran tersebut.
Pasar Tuban sendiri sebelumnya pernah terbakar hebat. Kebakaran besar sempat melanda Pasar Baru Tuban pada 2020. Pasar ini kemudian terbakar lagi pada 2024. (*)







