PDI Perjuangan Jatim Tegaskan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Bukan Lagi Kader

oleh -93 Dilihat
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Foto: Ist/Wikipedia)

KabarBaik.co, Surabaya– DPD PDI Perjuangan Jatim memberikan pernyataan tegas terkait status keanggotaan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyusul OTT yang dilakukan KPK pada Jumat (10/4) malam.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jatim Budi ‘Kanang’ Sulistyono menyatakan Gatut Sunu sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai berlambang banteng moncong putih tersebut sejak sebelum perhelatan Pilkada 2024 dimulai.

“Ketika seseorang anggota PDI Perjuangan sudah mencalonkan diri menjadi calon eksekutif maupun legislatif dari partai lain, maka tanpa proses pemecatan pun sudah otomatis gugur keanggotaan partainya,” ujar Kanang saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4).

Menurut Kanang, aturan internal partai sangat jelas mengenai disiplin organisasi. Status keanggotaan Gatut secara otomatis lepas saat ia memutuskan maju sebagai calon bupati melalui gerbong koalisi partai lain pada Pilkada serentak tahun lalu.

“Jadi Pak Gatut Sunu sejak beliau mendaftar di saat pencalonan Bupati Tulungagung saat itu, beliau sudah tidak lagi menjadi anggota PDI Perjuangan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pada Pilkada 2024, Gatut Sunu Wibowo maju berpasangan dengan Ketua DPC Gerindra Tulungagung, Ahmad Baharudin. Pasangan ini diusung oleh koalisi Partai Gerindra, Golkar, dan PKS.

Pasangan Gatut-Baharudin berhasil memenangkan kontestasi dengan perolehan 297.882 suara atau 50,72 persen, dan secara resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Dengan penegasan ini, PDI Perjuangan menyatakan tidak memiliki kaitan organisatoris atas kasus hukum yang kini menjerat Bupati Tulungagung tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.