Pejabat Ramai-ramai Kunjungi Daffa Bocah Jenius Asal Bojonegoro

oleh -127 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 14 at 12.49.52 PM
Wabup Nurul Azizah saat berkunjung ke rumah Daffa

KabarBaik.co, Bojonegoro– Daffa Ardian Pratama, bocah 9 tahun asal Bojonegoro, kini banyak menerima kunjungan dari sejumlah pejabat. Itu setelah ia ramai diberitakan media terkait kejeniusannya.

Banyak dari pejabat yang berkunjung ingin melihat kejeniusan Daffa dalam mengotak Atik ataupun menciptakan barang yang bermanfaat untuk kegiatan sehari-hari. Salah satu pejabat yang datang ke rumah Daffa di Desa Growok, Dander adalah Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

Saat orang nomor dua di Bojonegoro datang, anak pasangan Andik Sujianto dan Lusy Ardiana itu sedang sibuk merakit barang elektronik. Ketia ia ditanya, Daffa sambil sibuk mengotak Atik kompnen dan berkata bahwa ia ingin merakit sepeda listrik.

Menanggapi apa yang disampaikan Daffa, Wabup memberikan hadiah kepada Daffa untuk memfasilitasi perakitan sepeda listrik. Hadiah ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan Pemkab Bojonegoro untuk potensi Daffa.

“Nanti kalau sudah selesai dirakit sepeda listriknya dibawa ke pemkab ya,” kata Wabup Nurul.

Selain Nurul, pejabat lain yang telah berkunjung ke kediaman daffa yang baru menginjak kelas 3 di SDN Dander Bojonegoro ini adalah Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi. Dalam kunjungannya, Afrian memberikan hadiah berupa satu unit laptop untuk menunjang kemampuan Daffa.

Begitu menerima hadiah, Daffa langsung melakukan unboxing dan mengecek spesifikasi laptop dengan cekatan. Momen tersebut menarik perhatian Afrian yang kemudian sempat berdialog mengenai komponen elektronik dengan Daffa. Afrian mengakui bahwa potensi seperti yang dimiliki Daffa merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa, terutama di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

WhatsApp Image 2026 04 14 at 12.49.52 PM 1
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi saat mengunjungi Daffa

“Alhamdulillah ternyata di Bojonegoro kita mempunyai anak yang berbakat tentu saja ini perlu kita jaga dan kita bimbing ke arah yang baik. Tantangan masa depan yaitu otomatisasi maupun AI membutuhkan anak-anak bangsa yang cerdas seperti Daffa. Tugas kita bersama untuk membimbing Daffa ke arah yang baik sehingga nanti bisa mengisi masa Indonesia Emas pada 2045 yang cerdas dan bermanfaat,” ujar Daffa.

Sementara itu, Ayah Daffa, Andik Sujianto, mengungkapkan bahwa ketertarikan sang anak terhadap mesin sudah terlihat sejak usia dini.

“Kalau soal memperbaiki kipas angin sudah hafal. Bahkan dia bisa menganalisis kerusakan komponennya sekaligus menjelaskan cara memperbaikinya,” ujar Andik,

Meski memiliki kemampuan di atas rata-rata, perjalanan akademik Daffa tidak selalu berjalan mulus. Nilai sekolahnya tergolong biasa saja karena ia kurang tertarik dengan metode pembelajaran formal dan lebih menyukai praktik langsung.

Melihat potensi besar tersebut, kedua orang tuanya kini berupaya mencari metode pendidikan yang lebih sesuai agar bakat Daffa dapat berkembang maksimal. Di balik kemampuannya, Daffa menyimpan cita-cita sederhana namun mulia. Ia ingin menjadi seorang insinyur yang mampu menciptakan berbagai alat bermanfaat bagi banyak orang.

“Kalau ditanya cita-citanya, dia ingin jadi insinyur,” tutup Andik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.