KabarBaik.co, Bojonegoro – Seleksi administrasi dan rekam jejak calon Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lima organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro memasuki tahap berikutnya. Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi pada Selasa (26/5), tercatat dua dari total 24 pelamar dinyatakan gugur.
Hasil tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor: 012/PANSEL-JPTP/BJN/2026. Para peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan uji gagasan dan assessment center pada awal Juni mendatang.
Pada formasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), seluruh pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan rekam jejak. Mereka yakni Camat Sukosewu Alit Saksama Purnayoga, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Arif Afandy, Sekretaris Kecamatan Malo Fajar Dwi Nurrizki, serta Sekretaris Dinkominfo Setiyo Budi Wibowo.
Sementara itu, lima pelamar pada posisi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) juga berhasil melaju ke tahap berikutnya. Mereka adalah Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Dedy Kurniadi, Kabid Promosi Ekspor dan Kerja Sama Dindagkopum Mahesa Galendra, Sekretaris Dindagkopum Moh. Akhmadi, Sekretaris BPKAD Vevi Rahmawati, serta Analis Kebijakan Ahli Madya Kementerian PPPA Wendhy Wijayanto.
Di formasi Kalaksa BPBD, seluruh peserta juga dinyatakan lolos. Mereka meliputi Wakil Direktur SDM dan Pendidikan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Heru Wicaksi, Sekretaris BPBD Mu’amar Far’at, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ristony Eka Putra, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Teguh Adis Setyobudi.
Untuk formasi Kepala Satpol PP, dua peserta dinyatakan tidak lanjut. Wendhy Wijayanto mengundurkan diri dari pencalonan jabatan tersebut, sedangkan Agus Purwanto tidak lolos seleksi administrasi dan rekam jejak.
Adapun empat peserta yang lolos yakni Polisi Kehutanan Ahli Madya Kementerian Kehutanan Andhik Setiawan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Laela Nor Aeny, Sekretaris Satpol PP Masirin, serta Sekretaris Bapenda Mochlisin Andi Irawan.
Di sisi lain, seleksi untuk formasi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) juga menyisakan lima peserta. Dari enam pelamar, satu peserta atas nama Muhammad Ivan dari Kemenko PMK dinyatakan gugur.
Lima peserta yang lolos terdiri atas Kabag Pemerintahan Setda Dilli Tri Wibowo, Kabag Organisasi Setda Dyah Enggarini Mukti, Camat Purwosari Ike Widiyaningrum, Sekretaris Dinas Pendidikan M. Zamroni, dan Camat Padangan Novita Sari.
Kepala BKPP Bojonegoro Hari Kristianto menjelaskan, peserta yang tidak lolos disebabkan beberapa faktor, mulai dari ketidaklengkapan administrasi hingga pengunduran diri.
“Yang atas nama Wendhy Wijayanto dari Kementerian PPPA mengundurkan diri di jabatan Satpol PP,” ujarnya, Kamis (28/5).
Hari menambahkan setelah pengumuman seleksi administrasi dan rekam jejak, para peserta diwajibkan menyerahkan uji gagasan atau makalah beserta materi presentasi dalam format PowerPoint kepada panitia seleksi pada 3 Juni mendatang.
Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui metode assessment center yang dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Juni 2026. (*)






